Formula E

Polemik Surat Rekomendasi Formula E, Ketua DPRD DKI: Kadis Kebudayaan Belajar Dulu Deh

"Kepala Dinas Kebudayaan suruh baca aturannya saja. Belajar dulu deh," ucap Prasetio Edi Marsudi

Polemik Surat Rekomendasi Formula E, Ketua DPRD DKI: Kadis Kebudayaan Belajar Dulu Deh
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi di kawasan revitalisasi Monas selatan, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyelenggaraan Formula E di kawasan Monumen Nasional (Monas) masih saja berpolemik.

Silang pendapat terus bergulir.

Kali ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi pun menyindir Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana yang menolak memperlihatkan surat rekomendasi yang dikeluarkanya untuk menggelar Formula E di area Monas.

Padahal, bila mengacu pada UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya disebutkan bahwa yang berhak mengeluarkan rekomendasi tersebut hanyalah TACB.

"Kepala Dinas Kebudayaan suruh baca aturannya saja. Belajar dulu deh," ucapnya, Senin (18/2/2020).

Politisi PDIP ini pun sangat menyayangkan sikap Kadisbud yang terkesan tertutup dalam memberi penjelasan soal rekomendasinya menyulap cagar budaya menjadi arena balap mobil.

"Kepala Dinas Kebudayaan sekarang bilang ini urusan eksekutif, lah dia kan minta duit sama DRPD, saya yang ketok palu," ujarnya.

"Tujuannya baik kok, tapi kok malah ngomong seperti itu," tambahnya menjelaskan.

Untuk itu, Prasetio menilai, surat rekomendasi untuk memuluskan keinginan Gubernur Anies Baswedan menggelar Formula E di Monas merupakan kebohongan publik.

Pasalnya, dalam surat yang dikirimkan Anies ke Menteri Sekretariat Negara (Menseneg) Pratikno disebutkan bahwa Pemprov DKI telah mendapat rekomendasi dari TACB tingkat provinsi untuk menggelar balap mobil tanpa emisi itu di area cagar budaya.

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved