Virus Corona
Tangerang Tanggap Darurat Virus Corona, Sekolah Diliburkan Sampai Lebaran
Libur sekolah diperpanjang demi meminimalisir penyebaran virus yang dinamakan Covid-19 itu di Kota Tangerang
Editor:
Imanuel Nicolas Manafe
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Dinas Pendidikan Kota Tangerang mengungkapkan jadwal libur sekolah sepanjang status tanggap darurat virus corona.
Libur sekolah diperpanjang demi meminimalisir penyebaran virus yang dinamakan Covid-19 itu di Kota Tangerang.
Baca: Peta Sebaran Virus Corona di Jakarta Selatan Ada di 48 Kelurahan, Berikut Datanya
Anak - anak murid kembali masuk sekolah setelah Lebaran Hari Raya Idul Fitri.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Kota Tangerang, Masyati Yulia.
"Pelaksanaan proses layanan pembelajaran dilakukan dari rumah masing - masing. Diperpanjang sampai dengan 29 Mei 2020," ujar Masyati kepada Warta Kota, Kamis (26/3/2020).
Baca: Kilas Balik: Saat Jokowi Beri Kejutan kepada Sudjiatmi di Hari Ibu 22 Desember 2018
Para murid kembali masuk sekolah pada tanggal 2 Juni 2020. Menurutnya hal itu menindak lanjuti surat edaran Menteri Pendidikan di tengah penyebaran wabah Covid-19 ini.
"Sementara inu sesuai edaran di atas. Tapi kalau ada perkembangan lain nanti akan ada pemberitahuan kembali," kata Masyati. (dik)
Status tanggap darurat virus corona di Tangerang sampai 23 Mei
Kabupaten Tangerang kini telah berstatus tanggap darurat bencana wabah virus corona.
Status tersebut diterbitkan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melalui SKI Bupati bernomor 440/ Kep 273/ huk 2020 tertanggal 23 Maret 2020.
Dan memutuskan empat hal terkait darurat bencana tersebut.
"Pertama status tanggap darurat bencana wabah Covid-19 Kabupaten Tangerang terhitung mulai 23 Maret hingga 23 Mei 2020," ujar Zaki, Kamis (26/3/2020).
Kedua perpanjangan status tanggap darurat bencana wabah virus corona dapat dilakukan apabila situasi masih dalam kondisi rawan.