Breaking News:

Virus Corona

Tak Penuhi Syarat, 28 Calon Penumpang Bus AKAP Ditolak Berangkat dari Terminal Pulo Gebang

22 orang calon penumpang dari PO Garuda Mas dan Sinar Jaya ditolak berangkat pada Minggu (10/5/2020).

Gita Irawan/Tribunnews.com
Petugas Kementerian Perhubungan melakukan ramcheck pada Bus Trans Jawa di Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur pada Senin (27/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Unit Pengelola Terminal Pulo Gebang, Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan pihaknya menolak keberangkatan 28 calon penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) pada Minggu (10/5/2020) hingga Senin (11/5/2020) lalu.

Rinciannya, 22 orang calon penumpang dari PO Garuda Mas dan Sinar Jaya ditolak berangkat pada Minggu (10/5/2020).

Sedangkan pada Senin (11/5/2020), 6 calon penumpang yang ditolak merupakan penumpang armada PO Sinar Jaya.

Bis menunggu penumpang di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Minggu (10/5/2020). Pasca dibukanya kembali moda transportasi oleh Kementrian Perhubungan pada Kamis lalu, suasana bis Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) masih sepi hanya 4-5 penumpang. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Bis menunggu penumpang di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Minggu (10/5/2020). Pasca dibukanya kembali moda transportasi oleh Kementrian Perhubungan pada Kamis lalu, suasana bis Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) masih sepi hanya 4-5 penumpang. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) (WARTAKOTA/Angga Bhagya Nugraha)

"Jadi total sebanyak 28 calon penumpang yang kami tolak berangkat di Terminal Terpadu Pulo Gebang," kata Bernad kepada Tribunnews, Selasa (12/5/2020).

Dia mengatakan penumpang tersebut ditolak karena tidak memenuhi syarat calon penumpang yang boleh berpergian ke luar kota yang termaktub dalam Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

"Mereka ditolak karena tidak memenuhi syarat SE 4 Tahun 2020," pungkasnya.

Sebagai informasi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberi relaksasi kepada masyarakat, untuk dapat beraktivitas menggunakan transportasi umum pada 7 Mei 2020.

Salah satu yang dizinkan kembali beroperasi adalah layanan bus AKAP, tapi dengan kriteria penumpang tertentu. Di Jabodetabek, hanya Terminal Pulo Gebang yang dioperasikan.

Izin tersebut keluar setelah Kementerian Perhubungan mengeluarkan surat edaran NO SE.9/AJ.201/DRJD/2020 tentang izin beroperasi bus AKAP.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved