Breaking News:

Polsek Ciracas Diserang

Total Ganti Rugi yang Sudah Diberikan TNI AD ke Korban Insiden Ciracas Capai Rp 778 Juta

Hal itu disampaikan Dudung dalam konferensi pers di Markas Pusat Polisi Militer TNI AD Jakarta Pusat pada Rabu (16/9/2020).

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa (kedua kiri) bersama dengan Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono (kiri) menyambangi RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (30/8/2020). Kedua petinggi TNI AD dan Polri itu menjenguk salah satu korban penyerangan Polsek Ciracas. Tampak mendampingi juga Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan hingga kemarin Selasa (15/9/2020) TNI Angkatan Darat (AD) telah membayarkan ganti rugi total sebesar Rp778.407.00 kepada para korban insiden penganiayaan dan perusakan yang diduga dilakukan oleh oknum TNI di Ciracas Jakarta Timur dan sekitarnya pada Sabtu (29/8/2020) lalu.

Meski jumlah tersebut bertambah, namun jumlah laporan pengaduan yang diterima dari para korban tidak berubah sejak sepekan lalu.

Hal itu disampaikan Dudung dalam konferensi pers di Markas Pusat Polisi Militer TNI AD Jakarta Pusat pada Rabu (16/9/2020).

"Untuk rekapitulasi jumlah pengaduan ini tidak ada perubahan. Pertama korban Penganiayaan ada 23 orang, kemudian kerusakan materil 109 orang, dengan keterangan 13 orang mengalami penganiayaan sekaligus kerugian materil. Dan Jumlah ganti rugi per 15 September 2020 sejumlah Rp 778.407.000," kata Dudung.

Baca: TNI Pastikan Tersangka Insiden Ciracas 2020 Tak Terkait Peristiwa Perusakan Polsek Ciracas 2018

Jumlah tersebut, kata Dudung, sudah termasuk dengan ganti rugi kendaraan dan santunan kepada sopir ANTV berinsial MH yang juga jadi korban dalam insiden tersebut.

Terkait dengan dua korban anggota Polri yang masih dirawat secara intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Dudung mengatakan TNI AD akan memberikan santunan setelah mereka selesai menjalani perawatan dan sembuh.

"Untuk B dan T akan diberikan santunan nanti pada saat yang bersangkutan selesai rawat di RSPAD Gatot Soebroto," kata Dudung.

Sebelumnya Dudung mengungkapkan hingga Senin (7/9/2020) posko pengaduan korban penganiayaan dan perusakan yang diduga dilakukan oleh oknum TNI di wilayah Ciracas dan sekitarnya pada Sabtu (29/8/2020) dini hari lalu telah menerima 119 laporan korban.

Dari 119 korban tersebut, kata Dudung, 117 di antaranya merupakan masyarakat sipil dan dua orang lainnya merupakan anggota Polri.

Dudung mengatakan pihaknya juga telah memperpanjang posko pengaduan masyarakat yang rencana sebelumnya ditutup pada 6 September 2020 selama satu hari menjadi 7 September 2020.

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved