Breaking News:

Kerumunan Massa di Acara Rizieq Shihab

Polri: Penyidik Belum Temukan Fakta Keterlibatan MER-C dalam Perkara di RS UMMI

Kasus dugaan menghalangi memberikan informasi hasil swab Covid-19 Muhammad Rizieq Shihab di RS UMMI sempat menyeret MER-C.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Direktur RS UMMI Andi Tatat menyampaikan kondisi terkini pemimpin Front Pembela Islam Habib Rizieq. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus dugaan menghalangi memberikan informasi hasil swab Covid-19 Muhammad Rizieq Shihab di RS UMMI sempat menyeret MER-C.

Mereka sempat ikut melakukan pemeriksaan swab kepada pentolan FPI tersebut.

Menanggapi hal itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menyampaikan pihaknya belum menemukan adanya keterlibatan MER-C dalam kasus tersebut.

"Penyidik belum menemukan fakta keterlibatan Mer-C dalam pokok perkara," kata Andi Rian saat dikonfirmasi, Jumat (15/1/2021).

Sebaliknya, pihak penyidik belum berencana meningkatkan status hukum MER-C sebagai tersangka. Mereka masih mendalami kasus tersebut terlebih dahulu.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri telah menetapkan tiga orang tersangka terkait kasus RS UMMI, Bogor, Jawa Barat. 

"Penyidik sudah melaksanakan gelar dan menetapkan 3 (tiga) orang sebagai tersangka," ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi, ketika dihubungi, Senin (11/1/2021). 

Andi mengatakan Rizieq Shihab menjadi salah satu yang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus tersebut. 

Dua nama lainnya adalah menantu Rizieq yakni Muhammad Hanif Alatas serta Dirut RS UMMI Andi Tatat. 

Baca juga: Dirut RS UMMI Andi Tatat Minta Diperiksa Polri Senin Pekan Depan

"Rizieq, Dr. Tatat, Hanif Alatas," ungkap Andi. 

Halaman
123
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved