Breaking News:

Banjir di Jakarta

Anak Kecil di Ciledug Bantu Tutup Knalpot Motor Terobos Banjir, Diberi Imbalan Rp 5 Ribu

Genangan ini diketahui berasal dari luapan aliran air kali Cantiga yang memang berada tak jauh dari ruas jalur tersebut.

Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Di lokasi, anak - anak turut membantu para pemotor yang mendorong kendaraannya menerobos genangan. Para anak - anak ini membantu menutup lubang knalpot dengan tangan guna menghalangi air masuk. 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Jalan Joglo Raya - Jalan Dr Soetomo tepat di perbatasan antar wilayah Ciledug, Tangerang dan Joglo, Jakarta Barat tergenang air setinggi 30 - 40 cm, pada Sabtu (20/2/2021) siang.

Genangan ini diketahui berasal dari luapan aliran air kali Cantiga yang memang berada tak jauh dari ruas jalur tersebut.

Kendaraan roda dua maupun empat tertahan lantaran tingginya genangan membuat air masuk ke saluran knalpot.

Di lokasi, anak - anak turut membantu para pemotor yang mendorong kendaraannya menerobos genangan.

Baca juga: Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Anies Tinjau Pintu Air Manggarai, Minta Jajaran Sigap

Para anak - anak ini membantu menutup lubang knalpot dengan tangan guna menghalangi air masuk.

Riski, salah satu anak yang berada di lokasi mengaku membantu para pemotor menerobos genangan, sekaligus bermain banjir bersama teman - teman sebayanya.

Riski yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) ini mengaku juga diberi imbalan atas bantuannya.

Baca juga: Banjir Belum Surut, Jalan Raya Pejaten Barat Ditutup Sementara

Kata dia, ia diberikan imbalan Rp2 - 5 ribu. Riski berencana menggunakan uang yang dikumpulkannya untuk jajan.

"Buat jajan aja," kata dia di lokasi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, banyak dari pemotor memilih berhenti di bahu jalan sebelum genangan.

Baca juga: Banjir Kembali Landa Permukiman di Area Tanah Kusir, 50 Rumah Terendam

Beberapa juga terpaksa memutar balik.

Sejumlah kendaraan roda dua yang nekat menerobos genangan dengan motor menyala malah berujung mati mesin, lantaran air masuk ke dalam knalpot motor.

Pada sisi jalan juga nampak para montir kendaraan sibuk membenahi kendaraan roda dua yang rusak akibat lubang knalpot kemasukan air.

Mereka mengaku diberi upah Rp15 - 20 ribu atas jasa membongkar knalpot dan mengeluarkan air di dalamnya.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved