Breaking News:

Debt Collector

Proses Hukum Debt Collector Tetap Berjalan kata Pangdam Jaya

Dudung Abdurachman memastikan proses hukum terhadap 11 orang debt collector pelaku penghadangan seorang anggota Badan Pembina Desa

Tangkap layar YouTube Kompas TV
Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman. 

Dia sendiri tak ada hubungannya dengan para debt collector yang menagih utang hingga mengadang pemilik mobil dan menimbulkan kemacetan.

"Sudah dipastikan Serda Nurhadi tak ada hubungannya dengan keluarga yang punya persoalan dengan debt collector ini. Murni, beliau hanya membantu masyarakat," ujar Dudung Abdurachman.

VIDEO

Seperti diberitakan sebelumnya, Video yang memperlihatkan seorang anggota TNI AD dicegat oleh sejumlah debt collector viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, seorang anggota TNI AD yang mengendarai kebdaraan bernomor Pol B 26**BZK warna putih dicegat oleh sejumlah debt collector di pintu Tol Koja Barat, Jakarta Utara. 

Atas kejadian itu, pihak TNI AD kemudian memberikan penjelasan. Di sisi lain, polisi memburu para debt collector tersebut. 

Kepala Penerangan Kodam Jaya (Kapendam) Koloner Arh Herwin Budi Saputra membenarkan kejadian yang terekam dalam video. 

Serda Nurhadi, anggota Babinsa Semper Timur Kodim 05-2/Jakarta Utara
Serda Nurhadi, anggota Babinsa Semper Timur Kodim 05-2/Jakarta Utara (Dok. Pendam Jaya)

Menurut, Herwin Budi Saputra, peristiwa itu terjadi pada Kamis (6/5/2021) sekitar  pukul 14.00 WIB.

Anggota TNI yang dicegat debt collektor itu adalah Serda Nurhadi, anggota Babinsa Semper Timur Kodim 05-2/Jakarta Utara.

Herwin kemudian membeberkan kronoligi periswa itu. Menurutnya, hal itu bermula saat Serda Nurhadi sedang berada di Kantor Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Halaman
1234
Penulis: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved