Breaking News:

Coki Pardede Terjerat Narkoba

Kompolnas Sebut Anggota yang Sebar Video Penangkapan Coki Pardede Melanggar Kode Etik

Kompolnas dukung Kapolda Metro tindak anak buahnya yang diduga menyebarkan video proses penangkapan komedian Coki Pardede.

WARTA KOTA/NUR ICHSAN
Polres Metro Tangerang Kota menggelar jumpa pers kasus narkoba yang melibatkan komika, Coki Pardede, Sabtu (4/9/2021). Selain Coki, polisi juga menghadirkan tersangka lainnya yaitu WL selaku kurir dan RA pemasok sabu. Pada kesempatan itu Coky mengaku menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada orangtua, manajemen dan para penggemarnya, atas perbuatannya ini. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Harian Kompolnas, Irjen (Purn) Pol Benny Mamoto mendukung Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran untuk menindak anak buahnya yang diduga menyebarkan video proses penangkapan komedian Coki Pardede.

Ia menuturkan penyebaran video penangkapan dinilai telah melanggar kode etik.

Apalagi, kata Benny, video itu menunjukkan anak buahnya menindak Coki dengan narasi yang dinilai merendahkan martabat tersangka.

"Kalau terbukti dalam kasus penangkapan Coki seperti dalam video yang beredar, direkam oleh anggota dan dibubuhi dengan narasi yang merendahkan orang yang ditangkap. Maka perlu dilakukan tindakan etik," kata Benny Mamoto saat dikonfirmasi, Jumat (10/9/2021).

Baca juga: Pengacara Coki Pardede Sebut Kliennya Sudah 2 Tahun Konsumsi Sabu dan Sedang Jalani Pengobatan

Ia mengatakan penindakan ini bertujuan agar perbuatan anggotanya itu tak merusak citra Polri dalam penegakan hukum.

Sebaliknya, Kompolnas tak mempersoalkan adanya perekaman saat penangkapan tersangka.

Namun, dokumentasi itu tidak untuk disebarkan umum di media sosial.

Apalagi dibubuhi narasi yang dinilai merendahkan martabat tersangka.

"Kami sering melihat anggota yang dilengkapi dengan body cam, ini juga untuk bukti pertanggung jawaban pelaksanaan tugas," tukas dia.

Baca juga: Coki Pardede Langsung Dibawa ke RSKO untuk Jalani Rehabilitasi

Diberitakan sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menegur jajarannya pasca video penangkapan komedian Coki Pardede tersebar dan viral di media sosial.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved