Banjir Bandang di Puncak Bogor
Asep Hilang Usai Terjun ke Kali Coba Selamatkan Istri yang Terbawa Arus Banjir
Asep, warga Desa Citeko, Kecamatan Cisarua hilang setelah terjun ke kali untuk menyelamatkan istrinya yang terbawa arus.
Derasnya aliran air juga menyebabkan jembatan penghubung yang biasa digunakan warga terputus.
Selain itu, genangan banjir di Jalan Raya Puncak menyulitkan kendaraan yang melintas, seperti terlihat dalam video yang beredar di media sosial.
3 RT Terdampak Longsor
Mengutip laporan reporter Kompas TV, Jihan Jufry, sebanyak 3 RT dengan total 139 Kepala Keluarga (KK) terdampak longsor.
Rinciannya di RT 001 ada 63 KK dengan 249 jiwa, RT 002 ada 30 KK dengan 110 jiwa dan RT 003 ada 46 KK dengan 164 jiwa.
Sementara itu, warga yang terdampak telah diungsikan ke dua masjid terdekat.
Tempat pengungsian selanjutnya masih diatur oleh pihak BPBD.
Ia juga merinci di RT 001 ada 9 rumah yang mengalami rusak ringan, 8 rumah kerusakan berat dan sebanyak 46 rumah yang sempat terendam.
Di RT 002 ada 11 rumah yang rusak ringan, ada 6 rumah yang mengalami rusak berat dan 13 rumah yang sempat terendam banjir sejak kemarin.
Di RT 003 ada 4 rumah yang rusak ringan, 2 rusak berat dan 40 rumah terendam banjir.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul UPDATE Informasi Banjir Bandang di Cisarua: 3 RT dan 139 KK Terdampak, Satu Korban Masih Dicari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Banjir-Bandang-di-Cisarua-Bogor.jpg)