Jumat, 29 Agustus 2025

Diplomat Muda Tewas di Menteng

4 Hal Dinilai Jadi Kunci Penting Ungkap Kematian Arya Daru, Eks Wabareskrim: Mayat Tak Akan Bohong

Eks Wabareskrim mengungkap empat kunci penting yang dianggapnya bisa mengungkap kematian Arya Daru Pangayunan.

Dok. Pribadi Arya Daru
DIPLOMAT MUDA TEWAS - Arya Daru Pangayunan semasa hidup. Foto ini diunggah di media sosialnya pada 4 Februari 2024. Daru ditemukan tewas di kosannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025) pagi. Terkait kasus kematian Daru, mantan Wabareskrim, Irjen (Purn) Bekto Suprapto, mengungkap ada empat hal yang menjadi kunci penting. 

TRIBUNNEWS.com - Mantan Wabareskrim Polri, Irjen (Purn) Bekto Suprapto, menyoroti empat hal yang dianggapnya menjadi kunci penting dalam mengungkap kasus kematian Diplomat Muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arya Daru Pangayunan (39).

Bekto menilai kematian Daru sebenarnya adalah kasus yang mudah asalkan penyidik fokus pada fakta yang ada.

"(Kasus) ini mudah, menurut saya mudah. Polisi harus fokus, ini faktanya adalah kasus kematian."

"Kasus kematian itu kemungkinannya ada dua, dibunuh atau bunuh diri," jelasnya dalam wawancara bersama tvOneNews, Minggu (13/7/2025), dikutip Tribunnews.com.

Karena itu, ia berharap penyidik tidak terpengaruh oleh opini-opini yang beredar luas.

Bekto lantas menyebut empat hal yang dinilainya menjadi kunci penting dalam kasus Daru.

Baca juga: Jejak Digital Arya Daru, Diplomat Muda Tewas dalam Kondisi Kepala Dilakban, Ini Unggahan Terakhirnya

Pertama, adalah olah tempat kejadian perkara.

"Pertama, kaitannya dengan olah TKP. Kunci mengungkap kasus kematian, terletak pada bagaimana polisi mengolah TKP."

"Di mana polisi yang mendatangi TKP, memotret TKP itu, baik panoramic, bagian per bagian, maupun makro."

"Foto tidak pernah berbohong, semua yang dilihat oleh mata kadang tercecer, (tapi) foto tidak," urai Bekto.

Hal kedua adalah mayat korban. Bekto menekankan, mayat pasti akan menunjukkan tanda-tanda apakah merupakan korban pembunuhan atau bukan.

"Kedua, mayat tidak akan berbohong. (Pasti) ada tanda-tanda apakah itu dibunuh," lanjut dia.

Hal yang ketiga adalah detail mengenai ditemukannya korban dan TKP.

Bekto mengatakan, posisi korban hingga benda-benda yang ada di sekitar TKP, bisa menjadi petunjuk bagi penyidik.

"Ketiga adalah detail tentang korban. Posisi korban (saat ditemukan), barang yang dipakai, lakban, benda-benda lain, itu menjadi bahan penyelidikan oleh polisi," kata Beko.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan