Rabu, 7 Januari 2026

Demo di Jakarta

Polisi Gencarkan Penangkapan, Penjarah Rumah Srimul Balikin Gelas, Panci, hingga Mangkok

Polisi amankan sembilan pelaku penjarahan rumah pejabat, termasuk Sri Mulyani. Prabowo perintahkan tindakan tegas.

Editor: Glery Lazuardi
Tribunnews.com/Chaerul Umam
RUMAH SRI MULYANI - Kondisi terkini di sekitar rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani, di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (31/8/2025), usai dijarah demonstran pada Minggu dini hari. Awak media dan masyarakat tidak diizinkan untuk mendekat rumah Sri Mulyani, yang kini dijaga pihak TNI. (Tribunnews.com/ Chaerul Umam) , 

"Lagi lewat, kok rame-rame, terus yah penasaran," kata Geo ditemui di lingkungan rumah Sri Mulyani seperti dikutip Kompas.com pada Minggu (31/8/2025).

Namun setelah mengambil barang itum ia berfikir ulang untuk mengembalikannya ke rumah Sri Mulyani.

"(Kepikiran balikin) yah dari pada saya dikira yang enggak-enggak," ucapnya.

Panit Binmas Polsek Pondok Aren R. Gunawan, yang menerima barang tersebut, mengatakan tindakan pengembalian barang ini diharapkan bisa diikuti warga lainnya.

"Mudah-mudahan ke depan ada warga lagi yang dengan suka rela menyerahkan kepada kami agar dikembalikan. Mudah-mudahan terbuka, karena itu niatnya untuk kebersamaan kita semua. Jangan sampai ada penjarahan-penjarahan ini bekembang dan efeknya kepada pihak lain," kata dia.

Adapun pengembalian barang itu kemudian ditindaklanjuti dengan Geo dimintai keterangan atau berita acara pemeriksaan (BAP) di Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Prabowo Beri Instruksi Keras Pelaku Penjarahan

Prabowo menegaskan bahwa pihaknya menghormati penyampaian aspirasi melalui demonstrasi 

Namun, dirinya tidak mentolerir apabila gerakan itu berubah menjadi anarkis, seperti perusakan kantor pemerintah, fasilitas umum hingga aksi penjarahan

Dia pun telah memberikan instruksi kepada Polri untuk menindak siapapun yang berbuat kriminal 

Berikut pernyataan lengkap Prabowo yang disampaikan pada Minggu (31/8/2025)

 "Saudara-saudari sebangsa dan setanah air, Negara menghormati kebebasan penyampaian pendapat dan aspirasi murni dari masyarakat. 

 Terhadap petugas yang melakukan kesalahan, Polri telah melakukan pemeriksaan dengan cepat, transparan, dan terbuka kepada publik.

Para pimpinan DPR juga telah sepakat akan mencabut beberapa kebijakan, termasuk besaran tunjangan dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri, dan bagi para Ketua Umum Partai Politik, saya telah mendapat laporan bahwa mereka telah mengambil langkah tegas terhadap para anggota DPR yang menyampaikan pernyataan keliru, terhitung 1 September 2025. 

Kami menghormati kebebasan berpendapat, seperti diatur dalam United Nations International Covenant on Civil and Political Rights Pasal 19 dan UU 9 Tahun 1998. 

Aspirasi dapat disampaikan secara damai, namun jika ada aktivitas anarkis, perusakan fasilitas umum, hingga penjarahan, itu pelanggaran hukum dan negara wajib hadir untuk melindungi rakyatnya. 

Kepada Polri dan TNI, saya perintahkan untuk mengambil tindakan setegas-tegasnya terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah individu, dan sentra-sentra ekonomi sesuai hukum yang berlaku. 

Kepada pimpinan DPR, kementerian, dan lembaga, saya minta untuk mengundang tokoh masyarakat hingga mahasiswa, untuk berdialog langsung, menerima masukan, dan koreksi. Kepada seluruh masyarakat, silakan sampaikan aspirasi secara damai. Kami pastikan akan didengar, dicatat, dan ditindaklanjuti. 

Saya minta seluruh warga negara untuk percaya kepada pemerintah dan tetap tenang.

Pemerintah yang saya pimpin bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk rakyat yang paling kecil dan tertinggal. 

Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia sudah berada di ambang kebangkitan, jangan mau diadu domba. Suarakan aspirasi dengan damai, tanpa kerusuhan, tanpa penjarahan, tanpa merusak fasilitas umum. Semangat nenek moyang kita adalah gotong royong. Marilah kita bergotong royong menjaga lingkungan, keluarga, dan negara kita."

Sebagai evaluasi pasca kejadian, pemerintah mulai mengkaji ulang sistem pengamanan rumah pejabat dan fasilitas publik.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Polisi Akan Usut Tuntas Penjarahan di Rumah Eko Patrio di Setiabudi Jaksel, 

Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com dengan judul Aksi Jujur Pemuda Tangerang, Pilih Kembalikan Barang ke Rumah Sri Mulyani Usai Aksi Massa, 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved