Tolak Bayar Cicilan Motor, Istri di Serpong Tangsel Ditabrak Suaminya
Insiden terjadi saat dirinya menolak memberikan uang cicilan motor. Setelah turun dari motor, pelaku justru emosi dan melakukan kekerasan.
Ringkasan Berita:
- Dinawati (34) ditabrak suaminya karena menolak bayar cicilan motor
- Dinawati kerap bertengkar dengan suaminya karena masalah ekonomi
- Pelaku sudah ditangkap polisi
TRIBUNNEWS.COM, SERPONG – Seorang suami, warga Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten tega menabrak istirnya sendiri, Dinawati (34).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Ampera, Serpong, pada Kamis (23/10/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Kapolsek Serpong Kompol Suhardono mengatakan, kekerasan tersebut diduga dipicu oleh masalah ekonomi. Pelaku disebut meminta uang kepada korban membayar cicilan sepeda motor.
Baca juga: Sosok Ibu Tiri di Bogor Aniaya Bocah 6 Tahun hingga Tewas, Berdalih Korban Jatuh saat Ditanya Suami
“Dari hasil pemeriksaan sementara, motifnya berkaitan dengan masalah ekonomi. Korban dimintai uang untuk pembayaran sepeda motor,” ujar Suhardono, Kamis.
Saat kejadian, korban dan pelaku tengah dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanan, keduanya terlibat pertengkaran.
Dinawati kemudian turun dari motor dan memilih berjalan kaki. Namun, pelaku justru memacu sepeda motor Honda PCX merah bernomor polisi B 4304 NNA dan menabrakkan kendaraan itu ke arah korban.
“Tiba-tiba pelaku menabrak sepeda motor ke arah korban, korban jatuh,” ujar Suhardono.
Tak berhenti di situ, pelaku juga mendorong korban hingga terjatuh kembali dan membentur kepala di trotoar. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka cukup serius.
“Korban mengalami luka di kepala dan tangan. Dari hasil pemeriksaan medis, terdapat 13 jahitan di kepala serta luka lecet di tangan akibat terjatuh,” jelasnya.
Korban sempat dirawat di rumah sakit dan kini sudah dalam tahap pemulihan.
Baca juga: Aniaya Sepasang Kekasih, Dua Kuli Bangunan di Penjaringan Jakut Diamankan
Suhardono menambahkan, setelah menerima laporan dari korban, tim Kanit Reskrim Polsek Serpong segera melakukan penyelidikan. Pelaku berhasil diamankan kurang dari lima jam setelah kejadian.
“Begitu pelaku kembali ke rumah, langsung diamankan anggota Polsek Serpong. Tidak sampai lima jam setelah kejadian,” ungkapnya.
Sering Bertengkar
Dinawati mengaku kerap terlibat adu mulut dengan pelaku selama setahun terakhir, terutama soal keuangan rumah tangga. Namun, menurutnya, baru kali ini pertengkaran berujung kekerasan fisik.
“Kalau ngomong kasar itu sudah sering banget, tapi saya pikir cuma omongan saja. Baru kali ini dia sampai main tangan,” kata Dinawati saat ditemui di rumahnya, Kamis siang.
Ia mengaku insiden terjadi saat dirinya menolak memberikan uang cicilan motor. Setelah turun dari motor, pelaku justru emosi dan melakukan kekerasan.
Baca juga: Guru Olahraga di NTT Jadi Tersangka Usai Aniaya Murid hingga Tewas: Korban Dipukul Pakai Batu
“Saya sempat dikejar dan disuruh naik motor lagi, tapi saya menolak. Dia turun dan dorong saya sampai jatuh, kepala saya berdarah,” ujarnya lirih.
Kini, polisi masih memeriksa pelaku dan mendalami kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut.
Artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul Emosi Soal Cicilan, Pria di Serpong Tega Tabrak Istri Sirinya Pakai Motor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TABRAK-ISTRI-Dinawati-warga-Ciater-Serpong-Kota-Tangerang-Selatan.jpg)