Senin, 11 Mei 2026

Kebakaran Gedung Kantor di Jakarta Pusat

Kisah Asyifa Mulandar Korban Kebakaran Gedung Terra Drone, Dikenal Pintar dan Tomboy

Paman Asyifa, Suhendi mengisahkan sosok keponakan yang diketahui bekerja di posisi administrasi selama hampir dua tahun.

Tayang:
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Erik S
HO/IST/Reynas Abdila
KEBAKARAN GEDUNG - Suhendi, paman Asyifa Mulandar (25) salah satu korban dalam kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Dia mengisahkan sisi kebaikan keponakannya. 

Ringkasan Berita:
  • Asyifa Mulandar (25) bekerja di posisi administrasi di Gedung Terra Drone.
  • Asyifa merupakan anak kedua dari tiga bersaudara yang tinggal di wilayah Pondok Ungu Permai Bekasi.
  • RS Bhayangkara Polri telah menerima 22 kantong jenazah atas peristiwa kebakaran di Gedung Terra Drone.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asyifa Mulandar (25) turut menjadi korban dalam kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).

Paman Asyifa, Suhendi mengisahkan sosok keponakan yang diketahui bekerja di posisi administrasi selama hampir dua tahun.

Sebelum bekerja di Terra Drone, Asyifa sempat bekerja bersamanya di bagian administrasi dan perpajakan.

Baca juga: Suami Terpukul Istri Hamil Tujuh Bulan Meninggal dalam Insiden Kebakaran Gedung Terra Drone

“Dua tahun bekerja sama saya, setelah wisuda baru pindah ke Terra Drone. Dia memang jago admin, pajaknya jago dulu andalan saya,” ujar Suhendi saat diwawancarai di Pos DVI Antemortem Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025).

Menurutnya, kemampuan administrasi Asyifa membuatnya cepat diterima bekerja di perusahaan tersebut. 

“Dia cerdas, IQ-nya bagus. Pintar, itu orang baik sekali cuma agak sedikit tomboy,” kenangnya.

Suhendi mengaku mendapat kabar musibah itu sekitar pukul 15.00 WIB dari ayah korban.

“Ayahnya telepon ngabarin kena musibah. Saya pikir kecelakaan motor. Begitu telepon balik, katanya kebakaran. Saya langsung cari di YouTube, ternyata benar,” ujarnya.

Usai memastikan kabar tersebut, Suhendi langsung menuju RS Polri dari kantornya di Kebayoran. 

Sementara ayah korban masih dalam perjalanan dari rumahnya di Pondok Ungu, Bekasi.

Suhendi menerangkan pihak rumah sakit meminta keluarga menyiapkan dokumen identitas serta bersiap untuk pemeriksaan DNA untuk proses identifikasi.

Baca juga: 22 Orang Tewas Pada Kebakaran Gedung Terra Drone Jakpus, Kerugian Rp2 Miliar

“Katanya tes DNA. Kakaknya sama ibunya datang ke sini,” kata Suhendi.

Asyifa merupakan anak kedua dari tiga bersaudara yang tinggal di wilayah Pondok Ungu Permai Bekasi.

Korban disebut oleh sang paman belum menikah.

Korban diketahui menamatkan sarjananya di universitas wilayah Karawang, Jawa Barat.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved