Kebakaran Gedung Kantor di Jakarta Pusat
22 Korban Tewas Kebakaran Terra Drone Sudah Diketahui Identitasnya, Ada Mahasiswa Magang
Polisi telah berhasil mengidentifikasi 22 korban tewas akibat kebakaran yang terjadi di gedung Terra Drone pada Rabu ini.
Salah satu korban tewas kebakaran Terra Drone ternyata ada mahasiswa magang yakni bernama Atinia Isnaini Rashidah.
Hal ini diungkap oleh kakak korban, Rofi.
"Masih magang, sekitar dua bulan lalu," kata Rofi di RS Polri Kramat Jati, Rabu siang, dikutip dari Kompas.com.
Saat berada di lokasi, Rofi mengaku belum memperoleh informasi pasti terkait meninggalnya sang adik.
"Masih belum tahu ya, di sananya juga kan lagi chaos juga. Belum ada informasi lebih lanjut. Kita belum sempat hubungan juga lagi, lagi ngurusin ini semua dulu (pemulangan)," jelas Rofi.
Dia mengatkan sebelum tewas, Atinia sempat menghubungi kedua orang tuanya pada Selasa siang sekira pukul 12.00 WIB atau sekitar satu jam sebelum kebakaran terjadi.
"Kemarin sempat ada kabar dari jam 12 siang. Terus pas jam 19.00, orangtua saya bingung (enggak ada kabar) googling tiba-tiba tempatnya ternyata terbakar. Jadi kita langsung ke Terra Drone, cek lokasi. Terus habis itu ternyata dialihin ke sini," tuturnya.
Penyebab Korban Tewas: Hirup Karbon Monoksida
Sementara, Karo Dokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Nyoman Eddy Purnama, menuturkan tewasnya para korban akibat menghirup gas karbon monoksida yang berasal dari asap api.
“Untuk penyebab kematian berdasarkan dari pemeriksaan staf dan para personel spesialis forensik kami itu mengarah kepada terhirupnya asap dan kemudian gas karbon monoksida, mohon diulangi, karbon monoksida,” kata Eddy dalam konferensi pers di RS Polri, Jakarta Timur, Rabu.
Eddy mengatakan kesimpulan itu didapat dari hasil uji lab sederhana serta pemeriksaan dari tim forensik.
Selain itu, hal tersebut juga diketahui dari adanya lebam mayat pada jenazah korban.
“Maka lebih banyak gas karbon monoksida yang akan berperan. Itu dibuktikan dari tanda lebam mayat namanya.
"Kemudian sebagaimana yang saya sampaikan tadi juga ada pemeriksaan laboratorium sederhana melalui darahnya tadi juga terbukti bahwa itu tinggi kandungan karbon monoksida,” katanya.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto/Reynas Abdilla)(Kompas.com/Febryan Kevin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/konpersssss-terra-drone.jpg)