Mobil Tabrak Siswa di Jakarta Utara
Pengakuan Sopir Mobil MBG yang Seruduk Puluhan Murid SD di Jakarta Utara
Meski sudah mengambil keterangan dari sopir, polisi masih akan mendalami olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Ahmad Rifai (30) mengatakan mobil pengangkut makanan itu biasanya berhenti sejenak di tanjakan ketika pagar sekolah belum dibuka.
Namun pagi tadi, mobil justru melaju kencang tanpa berhenti.
Mobil berlogo Badan Gizi Nasional tersebut kemudian menghantam pagar sekolah hingga ambruk sebelum melaju ke lapangan tempat puluhan siswa sedang mengikuti kegiatan literasi.
Anak-anak yang sedang mengikuti kegiatan itu di dalam halaman pun menjadi korban.
"Yang saya tolong empat anak. Ada yang parah sekali, gemuk, posisinya di belakang mobil, tengkurap, darah keluar dari hidung sama kuping. Ada juga anak-anak yang di bawah kolong mobil," ucap Rifai.
Rifai mengaku langsung berinisiatif menghentikan angkot untuk membawa para korban ke rumah sakit.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz mengatakan sopir mobil telah diamankan untuk dimintai keterangan di Polsek Cilincing.
Sedikitnya 19 orang menjadi korban dalam kejadian ini, mayoritas adalah siswa SDN Kalibaru 01 Pagi.
Sebanyak 15 korban dirawat di RSUD Cilincing dan empat lainnya di RSUD Koja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rdo-AgustinoGerald-Leonard.jpg)