Kamis, 11 Juni 2026

Pramono Tegaskan Komitmen Kebebasan Pers: Saya Tak Pernah Telepon Media untuk Koreksi Berita

Pramono Anung sebut 30 tahun berkarier tak pernah koreksi media, tegaskan komitmen kebebasan pers.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
Istimewa
KEBEBASAN PERS - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tegaskan komitmen jaga kebebasan pers saat Anugerah Dewan Pers 2025. 
Ringkasan Berita:
  • Pernyataan Pramono Anung pada Malam Puncak Anugerah Dewan Pers 2025 menegaskan komitmennya terhadap kebebasan pers sebagai pilar demokrasi. 
  • Selama hampir tiga dekade berkarier di pemerintahan, ia mengaku tidak pernah sekalipun meminta media mengoreksi pemberitaan tentang dirinya. 
  • Pramono menekankan bahwa Undang-Undang Pers 1999 menjadi fondasi penting bagi masyarakat untuk mengawasi kekuasaan dan menyuarakan kebenaran

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengaku selama hampir tiga dekade berkarier di pemerintahan, ia tidak pernah sekalipun menelepon media untuk meminta koreksi pemberitaan mengenai dirinya. 

Sebelum menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta, Pramono pernah menempati jabatan sebagai Anggota DPR RI periode 1999-2015 dan Sekretaris Kabinet RI 2015-2024.

Hal ini ia sampaikan pada Malam Puncak Anugerah Dewan Pers 2025 di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Pramono menjelaskan, komitmennya pada kebebasan pers bukan hal baru. Ia termasuk salah satu pihak yang ikut mengesahkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers ketika masih bertugas di Departemen Penerangan.

"Karena saya tahu secara pribadi, bahwa Undang-Undang inilah yang mengawal, yang mengubah wajah bangsa kita," kata Pramono. 

UU Pers, kata dia, menjadi landasan bagi masyarakat untuk mengawasi kekuasaan, menyampaikan pikiran, serta menyuarakan kebenaran.

Pramono menegaskan bahwa pers merupakan pilar keempat demokrasi sehingga harus dijaga keberadaannya.

"Dan itu harus kita jaga bersama-sama. Enggak boleh ruang demokrasi ini terganggu dengan siapapun," ujarnya. 

Ia kemudian menyinggung rekam jejak panjangnya di pemerintahan, 25 tahun sebagai pejabat publik, dan kemungkinan mencapai 30 tahun jika menyelesaikan masa jabatannya.

"Maka, saya termasuk yang sudah 25, tambah 5 tahun lagi kalau jadi selesai sampai Pj Gubernur, 30 tahun enggak pernah sama sekali menelepon ataupun mengoreksi terhadap pemberitaan. Termasuk ketika 10 tahun mengawal di istana," tuturnya. 

Pramono juga mendorong agar media tetap tumbuh mandiri dan menjalankan fungsi kontrol terhadap pemerintah, termasuk terhadap dirinya.

"Karena biarlah pers tumbuh mandiri. Biarlah pers menjadi kontrol utama. Termasuk di Balai Kota, teman-teman pers yang di belakang ini, belum galak apalagi, ya di sama saya. Karena saya di-bully pun juga enggak apa-apa," imbuhnya. 

BERITA TERKAIT

Baca juga: Jenguk Siswa yang Tertabrak Mobil MBG, Gubernur Pramono: Biaya Pengobatan Ditanggung Pemprov Jakarta

Baca juga: Gedung Terra Drone Indonesia Kebakaran, 22 Orang Meninggal, Pramono Anung Sorot Jalur Evakuasi

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved