Demo di Jakarta
Pendukung Delpedro Cs Minta Anggota Polisi yang Berjaga Diusir Dari Ruang Sidang, Ini Reaksi Hakim
Kuasa hukum terdakwa perkara dugaan penghasutan demo Agustus 2025, Delpedro Marhaen cs mengkritisi keberadaan anggota Polri di ruang sidang.
Ringkasan Berita:
- 4 polisi berjaga saat Delpedro Cs menjalani sidang
- Pendukung Delpedro Cs minta polisi diusir dari ruang sidang
- Delpedro Marhaen cs didakwa melakukan penghasutan terkait aksi demo berujung ricuh pada akhir Desember 2025
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum terdakwa perkara dugaan penghasutan demo Agustus 2025, Delpedro Marhaen cs mengkritisi keberadaan anggota Polri di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2025).
Delpedro Cs hari ini menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan.
Pantauan wartawan Tribunnews.com di ruang sidang, terlihat ada empat anggota polisi yang berdiri di bagian kanan dan kiri majelis hakim.
Mereka berdiri berjaga sepanjang persidangan berlangsung selama kurang lebih tiga jam.
Anggota polisi berpangkat Bripda terlihat berdiri dengan sikap istirahat di tempat.
Baca juga: Delpedro Marhaen cs Berorasi Jelang Sidang, Pakai Slayer Pink hingga Bawa 3 Bunga untuk Jaksa-Hakim
Ia terlihat mengenakan seragam lengkap dengan baret berwarna coklat di kepalanya.
Hal tersebut pun menjadi sorotan kuasa hukum Delpedro Cs.
"Kami ingin, persidangan ini juga Yang Mulia, tadi saya melihat sampai sekarang ada polisi di ruangan ini," kata pengacara Delpedro cs, Nurkholis Hidayat di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Baca juga: Delpedro Cs Jalani Sidang Dakwaan Hari Ini, Harap Pengadilan Jadi Tempat Ungkap Kebenaran
Ucapannya ini memantik teriakan puluhan pendukung Delpedro Cs yang duduk memadati ruang sidang Kusuma Atmaja 4.
Bahkan, mereka berteriak agar para anggota kepolisian yang melakukan pengamanan itu diusir dari ruangan sidang.
"Dan Yang Mulia, saat baiknya untuk membiarkan mereka untuk keluar dari ruangan ini untuk persidangan selanjutnya," ucapnya.
"Usir, usir, usir. Wuuuu," teriak pendukung Delpedro menyambut pernyataan Nurkholis.
Ketua Majelis Hakim, Harika Nova Yeri tidak menjawab kritikan kubu Delpedro cs dan hanya mengatakan agar semua pihak bisa bekerja sama agar persidangan berjalan efektif.
"Kita lagi mencari kebenaran, jangan dirusak dengan hal-hal yang bisa membuat ini tidak berjalan dengan lancar. Saya harapkan kerjasamanya," kata Harika.
Persidangan pun ditutup dan akan dilanjutkan pada pekan depan tepatnya 23 Desember 2025 dengan agenda pembacaan eksepsi dari kuasa hukum terdakwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Anggota-kepolisian-berjaga-di-ruang-sidang-Delpedro.jpg)