Natal dan Tahun Baru 2026
2 Juta Kendaraan Keluar Jakarta, Polisi Perkuat Pengamanan Arus Balik Nataru 1 & 4 Januari
2 juta kendaraan keluar Jakarta, polisi siapkan strategi hadapi arus balik Nataru 1 & 4 Januari, pemudik keluarga dan pekerja jadi sorotan.
Ringkasan Berita:
- 70 persen kendaraan sudah tinggalkan Jakarta, arus balik diprediksi mulai 1 Januari.
- Polisi siapkan strategi one way, contraflow, hingga tol fungsional cegah macet ekstrem.
- Pemudik keluarga dan pekerja siap kembali, puncak arus balik 1 & 4 Januari 2026.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Korlantas Polri mencatat sekitar 2 juta kendaraan atau 70 persen dari total pergerakan sudah meninggalkan Jakarta hingga Selasa (30/12/2025).
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan, arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diprediksi mulai 1 Januari 2026 dengan puncak lanjutan pada 4 Januari.
Lalu Lintas Terkendali
Agus menyebut situasi lalu lintas masih relatif terkendali di jalan tol, arteri, dan penyeberangan.
“Situasi arus lalu lintas cukup terkendali, baik di jalan tol, termonitor di arteri juga demikian, di tempat-tempat penyeberangan juga cukup kondusif,” ujarnya saat konferensi pers di Command Center Korlantas Polri, Tol Jakarta–Cikampek KM 29, Bekasi, Jawa Barat.
Strategi One Way
Dengan data 70 persen kendaraan sudah keluar, Korlantas menyiapkan rekayasa lalu lintas bertahap untuk mencegah kepadatan ekstrem.
Strategi meliputi contraflow, one way terbatas, hingga penggunaan fungsional Tol Japek Selatan bila diperlukan.
“Ketika arus puncak mungkin tanggal 1 atau tanggal 4 itu bangkitan arusnya tinggi, kami mencoba untuk menggunakan Japek Selatan untuk fungsional,” kata Agus.
Ia menambahkan, indikator kepadatan akan menjadi acuan.
“Apabila ada parameter dari kilometer 414 itu sudah 3.600, kami akan coba juga nanti one way sepenggal,” jelasnya.
Baca juga: Sekolah di Sumatra Aktif 5 Januari 2026: Belajar Tanpa Seragam, Kurikulum Darurat
Pengamanan Tahun Baru
Selain arus balik, Korlantas juga menyiapkan pengamanan malam tahun baru di pusat keramaian.
Namun, fokus utama tetap pada rekayasa lalu lintas setelah perayaan.
“Nanti akan kita lihat setelah perayaan tahun baru, kami memprediksikan arus balik pertama kemungkinan tanggal 1. Demikian juga, kami persiapkan pengamanan tambahan. Termasuk rencana arus balik kedua itu tanggal 4,” ucap Agus.
Imbauan Keselamatan
Agus mengingatkan masyarakat agar tidak tergoda melaju kencang di jalan lengang.
“Semakin tidak terlalu banyak kendaraan itu over speed biasanya. Oleh sebab itu, utamakan keselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, kondisi sopirnya juga harus prima,” tegasnya.
Pemudik Kembali
Arus balik bukan hanya soal angka kendaraan, tapi juga jutaan pemudik yang kembali ke Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Gerbang-tol-Cikeampek-macet-malam-hari.jpg)