Banjir di Jakarta
Kronologi 3 Warga Cilincing Tewas Tersetrum saat Banjir, Evakuasi Terkendala Genangan Air
Banjir di Jakarta rendam 57 RT dan 39 ruas jalan. Tiga warga Cilincing, Jakarta Timur tewas tersetrum listrik saat rumah tergenang banjir.
Ringkasan Berita:
- Hujan deras pada Senin (12/1/2026) menyebabkan banjir di 57 RT dan 39 ruas jalan Jakarta, dengan ketinggian air hingga satu meter.
- Tiga warga Cilincing meninggal dunia akibat tersetrum listrik saat rumah mereka terendam banjir, terdiri dari pasangan suami istri di Semper Barat dan seorang wanita di Kalibaru.
- BPBD mencatat hingga Selasa pagi masih ada 22 RT dan 5 ruas jalan tergenang.
TRIBUNNEWS.COM - Banjir melanda sejumlah wilayah di DKI Jakarta seperti Pela Mampang, Cipete Utara, Pondok Labu, Cilincing, Kampung Melayu, hingga Cawang, Senin (12/1/2026).
Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta serta wilayah sekitarnya mengakibatkan genangan air meluas.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan ada 57 RT serta 39 ruas jalan terdampak banjir.
Di Jakarta Timur, luapan Kali Ciliwung mengakibatkan ketinggian air mencapai satu meter.
Pada Selasa (13/1/2026) pagi, BPBD DKI Jakarta mencatat masih ada 22 RT dan 5 ruas jalan tergenang.
Sebanyak tiga orang warga Cilincing, Jakarta Timur, dilaporkan meninggal dunia akibat tersetrum listrik saat banjir.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menerangkan korban meninggal terdiri atas pasangan suami istri dan seorang wanita.
"Data sementara ada tiga warga meninggal dunia karena tersengat listrik. Satu korban di Kalibaru dan dua korban merupakan pasangan suami istri di Semper Barat," paparnya, dikutip dari TribunJakarta.com.
Diduga aliran listrik masih menyala saat rumah para korban tergenang banjir.
Pasangan suami istri bernama Hadi Warno (54) dan Naning Juniarty (49) ditemukan meninggal di rumah di Kelurahan Semper Barat, Cilincing.
"Anak korban masuk ke rumah dan melihat kedua orang tuanya sudah mengambang di ruang tengah," jelasnya.
Baca juga: Kekacauan Jadwal Penerbangan Merembet ke Kota Lain, Banjir di Tol Sedyatmo Pagi Ini Surut
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tak ada tanda-tanda kekerasan.
Diduga korban meninggal karena sengatan listrik peralatan elektronik rumah tangga.
"Dari hasil olah TKP, ditemukan adanya arus pendek dari kulkas. Ada kabel yang terkelupas dan terendam air," bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Banjir-di-Kawasan-Mangga-Dua_20260112_173949.jpg)