Senin, 18 Mei 2026

Demo di Jakarta

1.541 Personel Gabungan Amankan Aksi Perhimpunan Ojek Online Indonesia di Monas

Aksi ojek online di Monas dijaga 1.541 personel gabungan. Polisi pastikan pengamanan humanis dan lalu lintas situasional.

Tayang:
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Glery Lazuardi
Tribunnews.com/Gita Irawan
DEMO OJOL - Aparat kepolisian mengamankan aksi unjuk rasa Perhimpunan Ojek Online Indonesia di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat. 
Ringkasan Berita:
  • Aksi Perhimpunan Ojek Online Indonesia di Monas dikawal 1.541 personel gabungan. 
  • Polisi menegaskan pengamanan humanis tanpa senjata api.

TRIBUNNEWS.COM - Massa dari Perhimpunan Ojek Online Indonesia bersama sejumlah elemen masyarakat akan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Silang Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026).

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti tuntutan yang akan disampaikan oleh massa Perhimpunan Ojek Online Indonesia dan elemen lainnya dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Baca juga: Hal Seputar Demo Ojol di DPR, Komunitas Ojek di Jakarta Utara Tolak Penurunan Komisi Jadi 10 Persen

1.541 Personel Gabungan Amankan Unjuk Rasa

Untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman dan tertib, sebanyak 1.541 personel gabungan dikerahkan.

Pasukan pengamanan tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek di wilayah setempat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan, kehadiran aparat kepolisian semata-mata untuk memberikan pelayanan dan menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai.

“Kita hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional,” ujar Reynold kepada wartawan.

Baca juga: TNI AL Sebut Satu Regu Prajurit yang Merapat ke Gerbang DPR Jelang Demo Ojol Sedang Patroli Sektor

Massa Ojol Diminta Tertib Menyampaikan Tuntutan

Ia juga mengimbau para orator dan peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan provokasi, tidak menutup jalan umum, serta menghindari tindakan anarkis seperti pembakaran ban bekas maupun perusakan fasilitas umum.

Selain itu, massa aksi diminta tidak melawan petugas dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif.

Masyarakat yang berada di sekitar kawasan Monas juga diimbau untuk tidak mudah terpancing provokasi selama aksi berlangsung.

Kepada para pengguna jalan, kepolisian menyarankan agar mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi unjuk rasa.

“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tutur Reynold.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved