Sabtu, 16 Mei 2026

Guru SD Tangsel Ditangkap, 16 Murid Laki-Laki Diduga Jadi Korban Pelecehan Sejak 2023

Polisi Tangsel tangkap guru SDN Rawabuntu, 16 murid laki-laki diduga jadi korban pelecehan sejak 2023.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
Freepik
PELECEHAN - Polisi Tangsel tangkap guru SDN Rawabuntu, 16 murid laki-laki diduga jadi korban pelecehan sejak 2023. 

Ringkasan Berita:
  • Polres Tangerang Selatan menangkap guru berinisial YP (55) di SDN Rawabuntu atas dugaan pelecehan seksual terhadap 16 murid laki-laki.
  • Kasus ini terungkap setelah laporan awal sembilan orang tua murid berkembang dalam penyidikan. 
  • Polisi menyebut dugaan pencabulan berlangsung sejak 2023 hingga Januari 2026. 

TRIBUNNEWS.COM - Aparat kepolisian  menangkap seorang guru berinisial YP (55) di SDN Rawabuntu, Tangerang Selatan, Banten setelah terungkap dugaan pelecehan seksual terhadap 16 murid laki-laki. 

Baca juga: Guru SD di Serpong Tangsel Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Pelecehan Anak, 9 Orangtua Melapor

Polres Tangsel Tangkap Guru SDN Rawabuntu Terduga Pelaku Pencabulan Anak

Polres Tangerang Selatan menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di wilayah Rawabuntu dengan menangkap seorang guru berinisial YP, Senin (20/1/2025).

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, menjelaskan laporan polisi diterima pada Minggu (19/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Benar, kemarin tanggal 19 Januari 2026 kami menerima laporan polisi terkait dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak. Laporan kami terima sekitar pukul 15.00 WIB,” ujarnya di Serpong, Selasa (20/1/2025).

Setelah pemeriksaan intensif dan pengumpulan keterangan awal, polisi bergerak cepat menangkap YP di kediamannya sekitar pukul 19.00 WIB pada hari yang sama.

“Selanjutnya kami lakukan pemeriksaan secara berkala dan sekitar pukul 19.00 WIB terduga pelaku sudah kami amankan,” kata Wira.

Penangkapan dilakukan secara persuasif tanpa perlawanan. Pelaku kemudian dibawa ke Polres Tangsel untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku kami amankan di rumah terduga pelaku, dilakukan dengan pendekatan persuasif, kemudian langsung kami bawa ke Polres Tangerang Selatan,” jelasnya.

Wira menegaskan, langkah ini menunjukkan keseriusan kepolisian dalam menangani kasus kejahatan seksual terhadap anak.

Selain penegakan hukum, polisi juga menaruh perhatian besar pada perlindungan serta pemulihan korban. 

“Fokus kami bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga memastikan korban mendapatkan pendampingan dan pemulihan yang maksimal,” pungkasnya.

Baca juga: Mengaku Korban Pelecehan, Manohara Odelia Tak Sudi Dilabeli Mantan Istri Pangeran Kelantan

16 Orang Diduga Jadi Korban

Kasus dugaan pelecehan seksual di SDN Rawabuntu, Kota Tangerang Selatan semakin mengkhawatirkan. Polisi mengidentifikasi 16 murid laki-laki sebagai korban dugaan pelecehan yang dilakukan oleh seorang guru berinisial YP (55).

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, mengatakan jumlah korban bertambah setelah penyidik melakukan pendalaman atas laporan awal orang tua murid.

“Dari hasil pemeriksaan kita mengidentifikasi terdapat 16 korban. Untuk sementara korban yang teridentifikasi adalah laki-laki,” ujarnya di Serpong, Selasa (20/1/2026).

Awalnya, polisi menerima laporan dari sembilan orang tua murid pada Senin (19/1/2026). Namun setelah pemeriksaan lanjutan, jumlah korban meningkat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved