Sabtu, 16 Mei 2026

Sopir Tertidur, 24 Penumpang Jadi Korban dalam Kecelakaan Dua Bus Transjakarta Koridor 13

AKBP Ojo Ruslani mengungkapkan, kecelakaan diduga dipicu sopir yang mengantuk hingga masuk jalur berlawanan.

Tayang:
Penulis: Reynas Abdila
HO/Polda Metro Jaya
ADU BANTENG - Kecelakaan adu banteng dua armada bus Transjakarta terjadi di Koridor 13 ruas Kebayoran–Cipulir, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 07.15 WIB. Penyebab kecelakaan diduga karena sopir mengantuk. 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan adu banteng dua armada bus Transjakarta terjadi di Koridor 13 ruas Kebayoran–Cipulir, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 07.15 WIB.
  • AKBP Ojo Ruslani mengungkapkan, kecelakaan diduga dipicu sopir yang mengantuk hingga masuk jalur berlawanan.
  • Akibat insiden tersebut, sebanyak 24 orang dilaporkan mengalami luka-luka. 

 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kecelakaan adu banteng dua armada bus Transjakarta terjadi di Koridor 13 ruas Kebayoran–Cipulir, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 07.15 WIB.

Dua bus tersebut dilaporkan bertabrakan tak jauh dari tembusan Trans Tendean dan menyebabkan puluhan penumpang luka-luka.

Baca juga: Detik-Detik 2 Bus Transjakarta Tabrakan di Jalur Layang Koridor 13 Cipulir, Penumpang Luka

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengungkapkan, kecelakaan diduga dipicu sopir yang mengantuk hingga masuk jalur berlawanan.

Ia menjelaskan, jalur Transjakarta di lokasi merupakan jalur dua arah tanpa pembatas fisik. 

Baca juga: Viral Video Bus Transjakarta Keluarkan Asap Pekat dari Kap Mesin, Bukan Kasus Pertama

Dua bus yang terlibat yakni bus Bianglala bernopol B 7136 SGA yang dikemudikan Yayan dari arah Kebayoran menuju Cipulir, serta bus Mayasari Bhakti bernopol B 7353 TGC yang dikemudikan Arfan Sukoco dari arah sebaliknya.

“Yayan mengakui tertidur saat mengemudi, akibatnya kendaraannya masuk jalur yang berlawanan sehingga terjadi tabrakan adu banteng,” ujar Ojo kepada wartawan Senin (23/2/2026).

Akibat insiden tersebut, sebanyak 24 orang dilaporkan mengalami luka-luka. 

Seluruh korban merupakan penumpang dari bus yang dikemudikan Arfan Sukoco, sementara bus yang dikemudikan Yayan diketahui tidak membawa penumpang.

Para korban luka telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit, di antaranya RS Sari Asih Ciledug dan RS Bakti Mulia Slipi. 

Dua orang dilaporkan mengalami patah tulang dan menjalani perawatan di RS Sari Asih Ciledug.

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Saat ini, proses evakuasi dua bus yang terlibat kecelakaan masih berlangsung.

Dari video yang beredar di media sosial, terlihat bagian depan bus tersebut ringsek hingga serpihan kaca bertebaran di jalan dan di dalam mobil.

Baca juga: Bus Transjakarta Alami Kebocoran Radiator di Halte Pancoran, Seluruh Penumpang Dievakuasi

Sejumlah petugas tampak membersihkan kaca-kaca tersebut.

Beberapa petugas lainnya tampak memantau proses pembersihan.

Di belakang bus terparkir satu mobil putih dan satu mobil bertuliskan 'Transjakarta'.

Sementara satu bus yang juga terlibat kecelakaan belum dievakuasi.

 

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved