Itwasum Polri Buka Identitas Terduga Pelaku Teror ke Petugas Damkar Depok, Ternyata Bukan Polisi
Auditor Kepolisian Madya TK II Itwasum Polri Kombes Pol Manang Soebeti mengungkap sosok identitas terduga pelaku yang sebenarnya.
Ringkasan Berita:
- Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri buka suara terkait tudingan teror terhadap anggota pemadam kebakaran (Damkar) Kota Depok, Khairul Umam.
- Auditor Kepolisian Madya TK II Itwasum Polri Kombes Pol Manang Soebeti mengungkap sosok identitas terduga pelaku yang sebenarnya.
- Menurutnya, pengungkapan identitas ini dilakukan agar tak ada lagi tuduhan yang mengarah ke pihak kepolisian.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri buka suara terkait tudingan teror terhadap anggota pemadam kebakaran (Damkar) Kota Depok, Khairul Umam.
Narasi awal menyebut pelaku teror ialah diduga anggota polisi setelah video konten penggunaan helm viral di media sosial.
Baca juga: Sosok Khoirul Umam, Petugas Damkar Diintimidasi setelah Unggah Konten Edukasi Penggunaan Helm
Auditor Kepolisian Madya TK II Itwasum Polri Kombes Pol Manang Soebeti mengungkap sosok identitas terduga pelaku yang sebenarnya.
Hal tersebut disampaikan Kombes Manang melalui akun media sosial Instagram pribadinya @manangsoebeti_official.
Baca juga: Viral Brimob Tewaskan Bocah, Petugas Damkar Diteror usai Bikin Konten Helm: Sehat-sehat Ya Jaga Diri
Menurutnya, pengungkapan identitas ini dilakukan agar tak ada lagi tuduhan yang mengarah ke pihak kepolisian.
"Jadi biar jelas jadi biar gak dituduh-tuduh polisi lagi, polisi lagi, ngapain polisi neror-neror, saya buka ya datanya,” ungkap Manang.
Dalam unggahan yang dilihat pada Sabtu (28/2/2026), terduga pelaku merupakan seorang warga sipil laki-laki berinisial WG.
Terduga pelaku berasal dari Rancasari, Dusun Pangadangai, Kecamatan, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Kepada wartawan, Kombes Manang menuturkan bahwa tudinhan berawal dari netizen yang menganggap atau mencurigai di kolom komentar.
"Makanya saya coba ungkap bahwa itu bukan polisi,” katanya.
Identitas terduga pelaku ini diketahui usai dilakukan profiling terhadap nomor yang tertera dalam pesan Whatsapp singkat yang disampaikan ke Umam.
“Iya profiling biasa banyak itu di web. Data seperti itu mudah didapat,” jelas Manang.
Adapun pesan yang dikirim ke Umam bukanlah sebuah teror, melainkan hanya orang iseng yang hanya terpancing emosi.
Baca juga: Beda Versi Kronologi Polisi dan Keluarga soal Bripda Masias Pukul Arianto Pakai Helm hingga Tewas
“Kita lihat itu bukan teror yang sebenarnya, ini kan hanya orang iseng saja atau hanya yang terpancing emosi atau ikut-ikutan atau bahkan ada dugaan mau memecah belah, ya kan? Mau memecah belah seolah-olah dia meneror,” jelas Manang.
Diketahui konten Khairul Umam ramai diartikan sebagai sindiran terhadap kasus dugaan kekerasan oleh aparat kepolisian, di mana seorang pelajar SMP di Tual, Maluku meninggal dunia setelah dipukul menggunakan helm.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Petugas-damkar-Khairul-Umam-diteror-orang-tak-dikenal-setelah-membuat-konten-helm.jpg)