Jumat, 10 April 2026

Longsor di TPST Bantargebang

Respons Dedi Mulyadi dan Pramono soal Longsor di Bantargebang yang Telan 7 Korban Jiwa

Tragedi longsor sampah di TPST Bantargebang, Bekasi, menewaskan 7 orang. Operasi SAR ditutup usai seluruh korban ditemukan.

|
Editor: Glery Lazuardi

Ringkasan Berita:
  • Longsor sampah di TPST Bantargebang, Bekasi, Minggu (8/3/2026) menewaskan 7 orang dan melukai 6 lainnya. Seluruh korban ditemukan Tim SAR, operasi resmi ditutup. 
  • Hujan deras diduga pemicu. 
  • Tragedi ini memicu sorotan pengelolaan sampah, desakan penghentian open dumping, serta rencana PLTS di Bantargebang.

TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak tujuh orang meninggal dunia dalam insiden di Zona IV TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (8/3/2026).

Para korban tertimbun gunung sampah setinggi 50 meter yang longsor pada hari Minggu, 8 Maret 2026 Pukul 14.30 WIB.

Seluruh Korban Longsor TPST Bantargebang Ditemukan

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seluruh korban yang sempat dilaporkan hilang akibat longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan korban terakhir ditemukan pada Senin (9/3/2026) malam sekitar pukul 23.30 WIB.

“Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban yang teridentifikasi bernama Riki Supriadi (L/40) dalam kondisi meninggal dunia dan dievakuasi menuju RS Polri Kramat Jati,” ujar Desiana dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, setelah seluruh korban ditemukan dan tidak ada lagi laporan orang hilang, operasi SAR dihentikan pada Selasa dini hari.

“Setelah pukul 00.00 WIB, dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan korban hilang, maka operasi SAR dinyatakan ditutup,” katanya.

Longsor sampah di TPST Bantargebang terjadi pada Minggu (8/3/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bekasi dan sekitarnya sehingga menyebabkan tumpukan sampah menjadi labil dan longsor.

Akibat kejadian itu, sejumlah sopir truk dan warga yang berada di sekitar lokasi terdampak.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan Antara dan jurnalis KompasTV, total terdapat tujuh korban meninggal dunia dan enam orang lainnya selamat.

Daftar Korban Selamat:

  • Budiman (L), sopir truk
  • Johan (L), sopir truk
  • Sarifudin (L), sopir truk
  • Slamet (L), sopir dump truck
  • Ato (L), warga
  • Dofir (L), warga

Daftar Korban Meninggal Dunia:

  • Enda Widayanti (P, 25), pemilik warung
  • Sumine (P, 60), pemilik warung
  • Dedi Sutrisno (L), sopir truk
  • Irwan Supriatin (L), sopir truk
  • Jussova Situmorang (P, 38)
  • Hardianto (L), sopir truk
  • Riki Supriadi (L, 40), sopir truk

Peristiwa longsor ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan mitigasi risiko di kawasan TPST Bantargebang yang selama ini menjadi lokasi pembuangan sampah terbesar di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga: Sosok Desiana Kartika Bahari, Kepala SAR Jakarta yang Pimpin Evakuasi Korban TPST Bantargebang

 

Dedi Mulyadi Ingatkan Wali Kota Bekasi Prioritaskan Keselamatan Warga

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved