Mudik Lebaran 2026
War Tiket Mudik Lebaran: Dari Begadang hingga Ganti Tanggal Pulang Kampung
Jim Renaldi dan keluarga misalnya, terpaksa menggeser tanggal mudiknya sebab kehabisan tiket kereta pulang ke Bandung, Jawa Barat.
Untuk 10 orang, mereka mendapatkan harga tiket masing-masing sekitar Rp570 ribu rupiah.
Nominal itu mereka akui agak memberatkan kantong.
Namun tak ada pilihan lain lagi bagi mereka guna dapat bertemu keluarga dan meryakan lebaran di kampung halaman.
Baca juga: 4 Hari Terjadi 17 Kecelakaan di Jalur Mudik Sumsel: 3 Korban Tewas, 25 Luka, Kerugian Rp 579 Juta
"Sebenarnya agak memberatkan ya, kalau ada yang lebih murah ya tetep pilih yang murah. Cuma karena adanya kemarin waktu kita nge-war tiket adanya yang paling murah ini ya mau enggak mau kita ambil," pungkas Trisiana.
Bagi Jim, Aeni, dan Trisiana pulang kampung menggunakana kereta menggunakan pilihan terbaik. Sebab menghemat lebih banyak tenaga dan efisien dari sisi waktu.
Penjualan Tiket Kereta Terus Meningkat
Penjualan tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026 di wilayah Daop 1 Jakarta terus meningkat dan mulai mendekati kapasitas penuh pada sejumlah tanggal keberangkatan.
Total tiket yang telah terjual mencapai 732.064 dari 1.083.623 tempat duduk yang disediakan.
"Tingkat keterisian sementara sekitar 68 persen," kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).
Beberapa tanggal bahkan telah mendekati kondisi penuh.
Baca juga: Arus Lalu Lintas Mudik GT Kalikangkung Tol Batang–Semarang KM 414, 17 Maret 2026: Kondisi Lancar
Pada 14 Maret tercatat 51.128 tiket terjual, disusul 15 Maret sebanyak 52.008 tiket, 16 Maret mencapai 52.819 tiket, dan 17 Maret sebanyak 51.225 tiket.
Franoto mengatakan, pihaknya masih menyediakan cukup banyak kursi bagi masyarakat yang belum memperoleh tiket.
Untuk keberangkatan 21 Maret hingga 1 April, rata-rata masih tersedia sekitar 30.000 tempat duduk setiap hari.
Pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tiket kereta api sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026.
Di wilayah Daop 1 Jakarta, tersedia sekitar 329.000 kursi dalam program tersebut dan masih tersisa sekitar 56.000 kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jim-Renaldi-dan-ibunda.jpg)