Diterpa Masalah Keluarga dan Somasi, Ratu Sofya Datangi Polda Metro Jaya Hari Ini
Ratu Sofya datang mengenakan pakaian serba hitam lengkap dengan kacamata hitam ditemani oleh tim kuasa hukum.
Ringkasan Berita:
- Ratu Sofya terlihat menyambangi SPKT Polda Metro Jaya hari ini. Ia membenarkan tujuannya adalah untuk membuat laporan polisi.
- Kedatangan Ratu Sofya ke Polda terjadi di tengah kisruh keluarga dan somasi pelanggaran kontrak kerja dari HAS Pictures.
- HAS Pictures menuntut Ratu Sofya karena mangkir promosi film. Namun, pihak Ratu mengklaim ada hak yang belum mereka terima.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Safira Ratu Sofya menyambangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Sabtu (6/6/2026).
Ratu Sofya datang mengenakan pakaian serba hitam lengkap dengan kacamata hitam ditemani oleh tim kuasa hukum.
Saat ditanya mengenai maksud kedatangannya ke SPKT Polda Metro Jaya, Ratu Sofya tidak banyak memberikan keterangan.
"Sehat," ujar Ratu Sofya singkat sambil berjalan menuju area pelayanan.
Baca juga: Difitnah Hamil oleh Kakak Kandung, Ratu Sofya: Saya Benar-Benar Kecewa
Namun ketika dikonfirmasi apakah dirinya akan membuat laporan polisi, Ratu Sofya membenarkan hal tersebut. Meski demikian, ia belum bersedia mengungkap secara rinci terkait laporan yang akan dibuatnya.
"Iya," jawabnya singkat.
Kedatangan Ratu Sofya ke Polda Metro Jaya terjadi di tengah polemik yang tengah dihadapinya dengan keluarganya usai meninggalkan rumah dan tinggal bersama sang kekasih.
Tidak hanya itu baru-baru ini ia tengah dihadapi polemik dengan rumah produksi HAS Pictures.
Sebelumnya, HAS Pictures resmi melayangkan somasi kepada Ratu Sofya terkait dugaan pelanggaran kontrak kerja. Pemeran utama film Dosa Penebusan atau Pengampunan itu dituding tidak menjalankan kewajiban promosi yang telah disepakati sejak awal produksi film.
Produser HAS Pictures, Reza Aditya, menilai ketidakhadiran Ratu Sofya dalam rangkaian promosi telah merugikan pihak rumah produksi.
"Salah satu peran utama dari film ini tidak ikut promo di kita dan itu jelas merugikan kita dari PH. Saudari RS ini enggan ikut promo karena bilang kurang nyaman, padahal dari awal proses casting sampai syuting dia sangat fun," ujar Reza Aditya.
Sementara itu, kuasa hukum HAS Pictures, Bang Takwa, menegaskan bahwa seluruh hak dan kewajiban para pihak telah diatur dalam kontrak kerja yang ditandatangani.
"Ada hak-hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Pada saat dia diwajibkan melaksanakan promo melalui medsosnya maupun bersama perusahaan, ketidakhadirannya merugikan klien kami. Kami menuntut Safira Ratu Sofya untuk melakukan promosinya segera dan seketika," tegas Bang Takwa.
Menanggapi so masi tersebut, Ratu Sofya melalui kuasa hukumnya, Dede Rahmat, menyatakan bahwa kliennya juga memiliki hak yang hingga kini belum dipenuhi oleh pihak terkait.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ratu-Sofya-1-06062026.jpg)