Iran Vs Amerika Memanas
Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat Gelar Pertemuan di Depok, Bahas Apa?
Pertemuan HIPAKAD di Depok bahas literasi digital dan isu global, termasuk konflik AS-Iran serta dampaknya pada stabilitas informasi.
"Pertemuan mungkin sedang berlangsung," tambahnya menyebut "tetapi proposal tersebut sedang dibahas."
Namun demikian, belum ada kepastian apakah pemerintah AS akan menerima tawaran tersebut.
Trump sebelumnya menyatakan tidak akan mencabut blokade Selat Hormuz hingga kesepakatan dengan Iran dinyatakan “100 persen selesai”.
Baca juga: Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi Setelah Trump Pertimbangkan Aksi Militer Baru ke Iran
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menilai konsep “pembukaan” Selat Hormuz yang diajukan Iran tidak sesuai dengan prinsip jalur perairan internasional.
"Yang mereka maksud dengan membuka selat adalah, 'Ya, selat terbuka, selama Anda berkoordinasi dengan Iran, mendapatkan izin kami, atau kami akan meledakkan Anda dan Anda membayar kami,'" kata Rubio.
"Itu bukan membuka selat. Itu adalah jalur perairan internasional. Mereka tidak dapat menormalisasi, dan kita juga tidak dapat mentolerir upaya mereka untuk menormalisasi, sistem di mana Iran memutuskan siapa yang berhak menggunakan jalur perairan internasional dan berapa banyak yang harus Anda bayarkan kepada mereka untuk menggunakannya," jelasnya.
Pemerintah AS selama ini menegaskan bahwa tujuan utama konflik adalah mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. Iran sendiri mengakui melakukan pengayaan uranium, namun membantah mengarah pada pengembangan senjata.
"Semuanya akan menjadi hal kecil dibandingkan dengan itu, jika mereka pernah diberi senjata nuklir," kata Trump.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyalahkan Washington atas kegagalan sejumlah perundingan sebelumnya.
Dalam kunjungannya ke Saint Petersburg, Araghchi menyebut pendekatan AS menghambat tercapainya kesepakatan.
"Pendekatan AS menyebabkan putaran negosiasi sebelumnya, meskipun ada kemajuan, gagal mencapai tujuannya karena tuntutan yang berlebihan," kata Araghchi.
Dalam perkembangan lain, Presiden Vladimir Putin menyatakan dukungan terhadap upaya penyelesaian konflik. Rusia dan Iran juga menegaskan komitmen terhadap hubungan strategis kedua negara setelah pertemuan bilateral.
Hingga kini, proses diplomasi masih berlangsung dan belum ada keputusan final terkait proposal yang diajukan Iran maupun langkah lanjutan dari pihak Amerika Serikat.