Kebakaran di Kemayoran
Warga Ratapi Warung Sembakonya Hangus, Harta Rp500 Juta Ludes Terbakar Imbas Kebakaran Kemayoran
Andes kehilangan rumah sekaligus warung sembakonya dalam kebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran. Hampir seluruh harta benda hangus.
"Makanya pas kejadian, warung, saya langsung tutup. Banyak orang yang mau tolong. Tapi asal (barang dagang) dibawa orang, kita enggak tahu dibawa ke mana. Daripada dibawa orang, gapapa mending bakar aja saya bilang," kata Andes.
Ia mengaku lebih rela barang dagangnya terbakar habis daripada harus dicuri orang yang dikhawatirkannya memanfaatkan situasi kepanikan warga saat itu.
Lebih lanjut, Andes sempat berjaga agar gudangnya tidak ikut terbakar. Bahkan, ia mengaku sengaja membolehkan warga untuk menggunakan kardus-kardus berisi air minum kemasan kondisi baru untuk upaya memadamkan api.
"Galon air di sini, kardus isi air kemasan itu dipakai untuk siram api itu. Bukan diminum, dilemparin 100 dus untuk siram api itu karena pemadam kan belum datang. Saya sengaja suruh warga, enggak apa-apa," kata Andes.
Dari insiden kebakaran ini, ia mentaksir kerugian yang dialaminya mencapai Rp500 juta.
"Pokoknya habis banyak. Barangnya aja sekitar Rp500 juta. Rokok-rokok aja udah tahu sendiri, rokok-rokok bal-balan," ungkap Andes.
Ia lantas berharap, ada bantuan dari pemerintah baik berupa dana, pakaian, ataupun makanan.
Baca juga: Pakaian Ludes Dilahap Api, Warga Korban Kebakaran di Kemayoran Berharap Bantuan
"Ya bantuan dana bisa dibagikan, ini sehari-hari enggak ada baju, makanan, ya kan," tutur dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/korban-kebakaran-di-kebon-kosong.jpg)