Mulai Malam Ini Air PAM Jakarta Mati: 45 Kelurahan Ini Terdampak, Normal Lagi Kapan?
Pasokan air PAM JAYA di 45 kelurahan Jakarta terganggu mulai malam ini. Pemulihan penuh di sejumlah wilayah bisa sampai 2 hari.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 69.333 pelanggan PAM JAYA berpotensi terdampak gangguan pasokan air mulai Jumat malam.
- Pemeliharaan gardu PLN membuat IPA Pejompongan I berhenti beroperasi dan menghentikan pasokan 1.500 liter air per detik.
- Wilayah terjauh, terutama di Jakarta Utara, diperkirakan membutuhkan waktu hingga 2x24 jam untuk pulih sepenuhnya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pasokan air PAM JAYA di 45 kelurahan DKI Jakarta akan mengalami gangguan mulai Jumat (5/6/2026) pukul 23.00 WIB hingga Sabtu (6/6/2026) pukul 01.00 WIB.
Sekitar 69.333 pelanggan berpotensi terdampak akibat pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang memasok energi ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pejompongan I di Jakarta Pusat.
Meski pekerjaan dijadwalkan selesai dalam dua jam, pemulihan distribusi air tidak berlangsung serentak.
Sebagian wilayah diperkirakan kembali normal pada Sabtu dini hari, sementara area terjauh dari jaringan distribusi berpotensi membutuhkan waktu hingga 2x24 jam untuk pulih sepenuhnya.
Pemeliharaan dilakukan setelah tim PLN menemukan bunyi desis pada gardu SN45 saat inspeksi pada 25 Mei 2026.
Temuan tersebut dinilai berpotensi mengganggu pasokan listrik ke IPA Pejompongan I yang menjadi salah satu sumber utama pasokan air bersih Jakarta.
Selama pekerjaan berlangsung, IPA Pejompongan I akan berhenti beroperasi sehingga pasokan air sebesar 1.500 liter per detik tidak dapat disalurkan ke pelanggan.
Karena itu, warga di wilayah terdampak diimbau menyiapkan cadangan air sebelum penghentian pasokan dimulai.
Baca juga: DPR Minta Nanik S Deyang Perkuat Sistem MBG Antikorupsi Usai Dadan Cs Tersangka
Jakarta Utara Diperkirakan Paling Akhir Pulih
Direktur Operasional PAM JAYA Syahrul Hasan mengatakan wilayah yang berada dekat dengan IPA Pejompongan I akan menjadi area pertama yang kembali menerima pasokan normal.
“Wilayah yang berdekatan dengan IPA Pejompongan I diperkirakan mulai kembali normal secara bertahap pada Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 03.00 WIB dini hari. Selanjutnya suplai akan pulih secara bertahap hingga menjangkau wilayah pelayanan terjauh, termasuk Regional Utara," ujar Syahrul di kantor PAM Jaya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026).
Menurut Syahrul, normalisasi layanan dilakukan bertahap sesuai kondisi jaringan distribusi di masing-masing wilayah.
“Kami terus melakukan pemantauan dan pengaturan jaringan agar pemulihan dapat berlangsung seoptimal mungkin,” jelasnya.
Wilayah yang diperkirakan menerima pasokan paling akhir berada di Jakarta Utara, terutama Kelurahan Penjaringan, Ancol, dan Pejagalan.
PAM JAYA Siapkan Pasokan Pengganti
Direktur Teknik PAM JAYA Akhmad Santika mengatakan pekerjaan pemeliharaan harus dilakukan setelah ditemukan indikasi gangguan pada gardu listrik yang memasok energi ke IPA Pejompongan I.
Menurutnya, jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi mengganggu operasional salah satu sumber utama pasokan air bersih Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Warga-Ancol-Barat-mengantre-pasokan-air-bersih-akibat-aliran-air-PAM-mati.jpg)