Breaking News:

Polisi Disuap Bandar Narkoba

BNN: Seorang AKP Tidak Mungkin Punya Duit Lebih Dari Rp 500 Juta

Badan Narkotika Nasional (BNN) telah menetapkan AKP Ichwan Lubis sebagai tersangka pencucian uang hasil bisnis narkoba sebesar Rp 2,3 miliar.

Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Humas BNN Kombes Pol Slamet Pribadi (tengah) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) telah menetapkan AKP Ichwan Lubis sebagai tersangka pencucian uang hasil bisnis narkoba sebesar Rp 2,3 miliar.

Kini Kasat Narkoba Polres belawan tersebut ditahan di kantor BNN, Jakarta.

Meskipun sudah berada di BNN sejak Kamis (21/4/2016), tetapi AKP Ichwan Lubis hingga kini belum menjalani tes kandungan narkoba.

"Belum. Karena pada saat penangkapan dia, tidak ada hubungannya dengan narkotika. Tapi, memang baru sumber uangnya (Rp2,3 miliar) saja yang berlatar belakang narkotika," kata Kabag Humas BNN, Kombes Slamet Pribadi saat dihubungi, Sabtu (23/4/2016).

Slamet mengakui uji kandungan narkoba terhadap tubuh tersangka perlu dilakukan untuk mengetahui yang bersangkutan pernah menggunakan narkoba atau tidak.

Apalagi, AKP Ichwan Lubis yang merupakan lulusan Secapa itu selalu bertugas di bidang narkoba sepanjang karirnya di kepolisian.

"Biasanya meski tersangka TPPU, ada tes urine, ada juga yang tidak. Tapi, bisa saja nanti di tengah-tengah proses penyidikan kami lakukan tes urine," jelas Slamet.

Menurut Slamet kandungan narkotika dalam tubuh seseorang bisa hilang dalam jangka waktu tiga bulan.

AKP Ichwan Lubis selaku Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, ditangkap tim BNN di rumahnya, Medan, Kamis (21/4/2016).

Halaman
12
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved