Prahara Partai Golkar
JK Sebut Bisa Saja Setnov Maju
Sejumlah petinggi partia berlambang pohon beringin itu sudah menyatakan diri siap untuk maju.
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar akan digelar dalam waktu dekat. Dalam perhelatan tersebut juga akan digelar pemilihan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang baru.
Sejumlah petinggi partia berlambang pohon beringin itu sudah menyatakan diri siap untuk maju.
Termasuk mantan ketua DPR, Setya Novanto, yang lengser karena kasus "Papa Minta Saham."
Namun menurut Jusuf Kalla, mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar yang kini menjabat Wakil Presiden, mengatakan ketua umum yang baru seharusnya orang yang tidak tercela secara hukum.
Namun demikian menurutnya sah-sah saja bila Setya Novanto atau yang juga akran dipanggil Setnov itu, mengajukan diri sebagai calon pemimpin Partai Golkar.
"Iyalah, siapa saja (bisa)," ujar Jusuf Kalla kepada wartawan, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Selasa (3/5/2016).
Rencananya Munaslub akan digelar pada bulan Mei ini di Bali.
Munaslub kali ini juga akan mengukuhkan berakhirnya sengketa kepengurusan partai penguasa Orde Baru (Orba) itu.
Selain Setnov, petinggi Partai Golkar lain yang sudah menyatakan siap untuk maju antara lain Ade Komarudin yang kini menjabat Ketua DPR, Idrus Marham yang merupakan Sekjen DPP Partai Golkar, dan kader partai Indra Bambang Utoyo.