Selasa, 7 April 2026

Penyidik KPK Diteror

JK Janjikan Bantuan Pengobatan untuk Novel Baswedan

"KPK datang untuk melaporkan kejadian ini dan meminta kerjasama dengan polri dan pemerintah. Pemerintah nanti bantu pengobatan Novel."

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Choirul Arifin
Warta Kota/henry lopulalan
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menggunakan kursi roda saat akan dibawa ke RS Jakarta Eye Center dari RS Mitra Kekuarga, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/4/2017). Novel Baswedan dipindahkan ke RS Jakarta Eye Center untuk menjalani perawatan lanjutan usai dirinya mengalami serangan fisik dari orang tak dikenal dengan menggunakan cairan yang diduga air keras yang membuat Novel Baswedan mengalami luka serius di sekitar wajah. Warta Kota/henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden, Jusuf Kalla mengaku bahwa dirinya sempat menemui pimpinan KPK untuk melaporkan kejadian yang menimpa penyidik senior KPK Novel Baswedan.

"KPK datang untuk melaporkan kejadian ini dan meminta kerjasama dengan polri dan pemerintah. Pemerintah nanti bantu pengobatan Novel," jelasnya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (13/4/2017)

Dia menjelaskan bahwa membantu pengobatan Novel, menjadi keharusan bagi pemerintah karena seorang aparat negara sedang mengalami musibah saat sedang menjalankan tugasnya.

Terlebih, lanjut JK, pemerintah menganggap bahwa Novel sedang menangani kasus besar yang masih sangat dibutuhkan oleh KPK.

Baca: JK: Polisi Harus Tambah Pengamanan untuk Penyidik dan Komisioner KPK

"Kita tidak tahu ada hubungannya atau tidak, tapi dia sangat dibutuhkan oleh KPK," kata dia.

Tidak hanya bagi Novel, JK mengatakan bahwa pemerintah memiliki kewajiban untuk membantu setiap pejabat negara yang sedang mengalami musibah.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved