Rabu, 29 April 2026

Hak Angket KPK

Dana Rp 3,1 M Untuk Pansus Sangat Melukai Hati Masyarakat

Ray Rangkuti menegaskan angket DPR terhadap KPK bukan karena dan demi kepentingan masyarakat.

Tayang:
Editor: Johnson Simanjuntak
capture video
Politisi Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa terpilih sebagai Ketua Panitia Khusus atau Pansus Hak Angket KPK. Penunjukkan Agun dan tiga wakil ketua pansus lainnya dilakukan dalam rapat tertutup siang tadi. 

"Sudah termasuk konsinyering, kunjungan ke luar kota, utamanya untuk mengundang pakar, ahli yang terkait tugas pokok," kata Agun usai rapat internal Pansus Angket KPK di Gedung DPR, Jakarta kemarin.

Agun menjelaskan rapat pansus juga menyepakati kerangka acuan kerja yang tertuang dalam Term of Reference (TOR).

TOR tersebut nantinya akan dikirimkan kepada pihak terkait seperti pakar dan narasumber yang akan diperiksa.

"Seperti latar belakang kenapa angket dibentuk, fungsi, tugas, metode seperti apa," kata Politikus Partai Golkar itu.

Agun mengatakan Rapat Pansus Angket KPK juga menyepakati mekanisme kerja.

Ia menuturkan kerja Angket KPK tidak seperti pansus yang ada selama ini.

Selain itu, semua keputusan rapat hari ini masih bisa berubah.

Pasalnya, akan disempurnakan lagi pada rapat pekan depan, Selasa 13 Juni 2016 pukul 14.00 WIB.

"Jangan ada salah, itu semua belum diputuskan secara pasti," kata Anggota Komisi III DPR itu.

Pansus hanya memperlihatkan sekilas soal rincian anggaran tersebut. Salah satunya adalah pembiayaan rapat-rapat yang dianggarkan mencapai Rp 582,5 juta.

"(Yang paling besar) yang kami tahu untuk keperluan konsumsi rapat-rapat," ujarnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved