Breaking News:

Mudik Lebaran 2017

Ada BBM Kemasan untuk Pemudik yang Tiris Bahan Bakar di Tol Pejagan-Pemalang

Sebuah tenda milik PT Pertamina berdiri di pintu keluar Tol Brebes Timur atau Brexit, Brebes, Jawa Tengah.

Tribunnews.com/Wahyu Aji
Untuk memastikan takaran di BBM kemasan tidak dikurangi, sebuah botol meteran menyedot BBM dan dialirkan lewat selang ke dalam ember kemasan yang siap dijual. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, BREBES – Sebuah tenda milik PT Pertamina berdiri di pintu keluar Tol Brebes Timur atau Brexit, Brebes, Jawa Tengah.

Dua buah drum berisi bahan bakar Pertamax dan Dexlite disiapkan bagi pemudik yang tangki BBM-nya nyaris habis.

"Biasanya yang tinggal dua strip mereka (pemudik) isi disini. Nanti sambil jalan lagi baru cari stasiun pengisian bahan bakar," kata Ali (29) penjaga stand BBM kepada Tribunnews.com di lokasi, Sabtu (24/6/2017).

Ali mengatakan, pembeli BBM kemasan belum banyak. Lantaran pemudik sudah memperkirakan dan mengisi penuh tangki bahan bakar di mobilnya.

Untuk memastikan takaran di BBM kemasan tidak dikurangi, sebuah botol meteran menyedot BBM dan dialirkan lewat selang ke dalam ember kemasan yang siap dijual.

"Satu drum 200 liter ada dua drum, jadi 200 liter Pertamax dan 200 liter Dexlite," kata pria asal Tegal, Jawa Tengah ini.

Dikutip dari Kompas.com, PT Pertamina (Persero) menjamin stok bahan bakar minyak (BBM) aman selama musim mudik dan arus balik 2017.

Beberapa skenario sudah dibuat, bahkan sampai menyediakan BBM kemasan yang dijual di kios serta dipasarkan melalui Satgas yang akan beroperasi menggunakan mobil dan sepeda motor.

Meski demikian, bukan berarti pemudik bisa memesan ketika kehabisan bensin saat perjalanan mudik. Adiatma Sardjito, Vice President Corporate Communication PT. Pertamina (Persero), mengatakan tim Satgas yang beroperasi memasarkan BBM kemasan hanya dikerahkan dalam situasi darurat pada titik-titik kemacetan.

"Sifatnya situasional, bukan berarti ada yang kehabisan bensin lalu bisa order dan dikirim. Kita tempatkan satgas BBM kemasan ini untuk daerah yang sekiranya rawan kemacetan, saat sudah parah dan memang dibutuhkan baru mereka akan beroperasi," ucap Adiatma saat dihubungi KompasOtomotif, Selasa (20/6/2017).

Penulis: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved