Minggu, 12 April 2026

Pemindahan Ibu Kota Negara

Ibu Kota Indonesia Bakal Pindah ke Kalimantan

Ibu Kota Indonesia bakal berpindah lokasi. Tidak lagi berada di Pulau Jawa, Ibu Kota Republik Indonesia bakal berganti di Pulau Kalimantan.

Editor: Dewi Agustina
Tribunnews/JEPRIMA
Suasana Jalan Jakarta Lengang memasuki H+1 lebaran di kawasan Sudirman Jakarta Pusat, Selasa (29/7/2014). Banyaknya warga Jakarta yang melaksanakan lebaran di kampung halaman membuat sejumlah jalan di Jakarta lengang. (Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ibu Kota Indonesia bakal berpindah lokasi. Tidak lagi berada di Pulau Jawa, Ibu Kota Republik Indonesia bakal berganti di Pulau Kalimantan.

Hal ini dikemukakan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Senin (3/7/2017).

Bambang memastikan, kajian rencana pemindahan Ibu Kota bakal tuntas tahun ini.

"Kemungkinan besar (ibu kota dipindah) di Pulau Kalimantan. Tapi spesifik dimananya di Kalimantan, itu yang masih akan kami finalkan," kata Bambang.

Presiden pertama RI Soekarno sempat mewacanakan pemindahan Ibu Kota ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Wacana kembali dimunculkan Presiden Joko Widodo.

Bambang tidak merinci apakah pemindahan Ibu Kota bakal mengikuti wacana Presiden Soekarno. Sebab, penentuan lokasi Ibu Kota tengah dikaji secara mendalam.

Pemerintah tengah mengkaji estimasi pendanaan dan tata kota Ibu Kota teranyar.

"Tahun 2018 atau 2019 sudah mulai ada kegiatan terkait dengan pemindahan pusat administrasi pemerintahan," ujarnya.

Bambang mengemukakan, Bappenas yang akan memimpin kementerian dan lembaga lain dalam menjalankan rencana ini.

Ia mengatakan, pemerintah memerlukan waktu sekitar tiga tahun untuk menjadikan suatu kota menjadi Ibu Kota.

Baca: Patrialis Akbar Jaminkan Istri dan Anaknya Demi Status Tahanan Kota

"Mungkin butuh waktu 3-4 tahun untuk menyelesaikan seluruh infrastruktur dasar maupun gedung-gedung pemerintahnnya," ungkapnya.

Dasar kajian pemindahan ibu kota yakni fakta bahwa pembangunan ekonomi antara di Pulau Jawa dengan pulau lainnya tidak seimbang.

Pembangunan di Pulau Jawa lebih tinggi daripada di pulau lainnya di Indonesia.

Jika hasil kajian menunjukkan Ibu Kota dipindahkan ke kota lainnya, maka kantor pemerintahan saja yang dipindahkan ke sana. Rencananya, akan ada Kantor Presiden berikut kantor kementerian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved