BLBI

Mangkir Dua Kali, KPK Kembali Panggil Lagi Pasutri Sjamsul dan Itjih Nursalim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Senin (6/11/2017) kembali memanggil pasutri Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim.

Mangkir Dua Kali, KPK Kembali Panggil Lagi Pasutri Sjamsul dan Itjih Nursalim
Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Senin (6/11/2017) kembali memanggil pasutri Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim.

Keduanya akan diperiksa dalam kasus dugaan suap penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), dengan tersangka mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung (SAT).

Sjamsul merupakan pemilik ‎Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) yang mendapat suntikan dana BLBI saat kritis melanda Indonesia pada 1997-1998.

"Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim, keduanya swasta diperiksa untuk tersangka SAT," ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Baca: Pukat UGM Nilai Meme Setya Novanto sebagai Ekspresi Publik

Febri mengamini ini adalah panggilan ketiga bagi Sjamsul dan Itjih. ‎Pihaknya berharap dalam panggilan ini, keduanya koperatif pada penyidik karena keterangan mereka sangat dibutuhkan.

"Kami sudah melakukan pemanggilan dua kali, namun mereka tidak datang. Keberadaan Sjamsul dan istri diduga masih di Singapura. Kami juga telah bekerja sama dengan otoritas pihak setempat untuk menyampaikan surat panggilan tersebut," tutur Febri.

‎Febri menambahkan selain memanggil Sjamsul dan Itjih, penyidik juga memeriksa satu saksi lain yang diperiksa untuk Syafruddin, saksi tersebut ialah Jusup Agus Sayono (swasta‎).

Untuk diketahui ‎setelah melakukan penyelidikan tahun 2014 dengan meminta keterangan dari banyak pihak, akhirnya tahun 2017 ini KPK menetapkan tersangka di kasus ini.

Halaman
12
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved