Fadli Zon Tidak Setuju Usulan Koruptor Ditempatkan di Pulau Terpencil

Wakil Ketua DPR Fadli Zon tidak setuju dengan wacana penempatan koruptor di pulau terpencil.

Fadli Zon Tidak Setuju Usulan Koruptor Ditempatkan di Pulau Terpencil
KOMPAS.com/JESSI CARINA
Fadli Zon 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon tidak setuju dengan wacana penempatan koruptor di pulau terpencil.

Fadli Zon mengatakan kasus kaburnya Setya Novanto harus dikaji secara komprehensif.

"Saya kira perlu ada kajian yang mendalam, karena sering kali kita mau mengambil gagasan ide dari sebuah peristiwa. Ini harusnya lebih holistik," kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Salah satunya menurut Fadli, yakni menerapkan keadilan bagi para narapidana yang sedang dibina di lembaga Pemasyarakatan.

Baca: Kisah Paidi, Mantan Pemulung yang Umrahkan Orang Sekampung Berkat Umbi

Baca: Cium Putrinya di Tempat Umum, David Beckham Kembali Tuai Kontroversi

Baca: Pria Asal Aceh Diamankan Terkait Kasus Narkoba, Sabu Seberat 1,7 Kilogram Jadi Bukti

"Jadi menurut saya yang paling penting itu bagi mereka yang berada di tahanan pun harus diberikan keadilan, harus diberikan kemanusiaan," katanya.

Selain itu ia pun mengungkap permasalahan kelebihan penghuni di Lapas yang hingga kini belum selesai.

Jumlah Lapas dengan jumlah narapidana tidak sebanding.

Proses pemindahan tahanan Setya Novanto dari Lapas Sukamiskin Bandung ke Lapas Gunung Sindur Bogor
Proses pemindahan tahanan Setya Novanto dari Lapas Sukamiskin Bandung ke Lapas Gunung Sindur Bogor (Tribun Jabar/Mega Nugraha)

Dengan mengkaji secara komprehensif, solusi untuk menyelesaikan permasalahan Lapas tidak dilakukan secara tambal sulam.

Baca: Jawaban Sains Kenapa Bayangan Puncak Gunun Api Ini Seperti Piramida

"Jadi over kapasitas ini menurut saya yang menajdi masalah besar sekarang. Kalau kita bisa menangani ini harus penanganan nya itu jangan tambal sulam, ada kejadian bikin ini," katanya.

Sebelumnya usulan menempatkan narapidana kasus korupsi dipulau terpencil diutarakan Menkopolhukam Wiranto.

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved