Breaking News:

Pemuda Katolik : Mari Kita Bersatu Kembali, Hargai Putusan MK

Perlu persatuan dari berbagai elemen bangsa untuk membangun Indonesia menjadi bangsa yang kuat baik secara politik, ekonomi dan budaya

istimewa
Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang PMK, Aris Darmansyah yang didamping Ketum PK Karolin Margret Natasa Buka Rakernas PK di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Jumat (21/6) malam 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Ketua Umum Pemuda Katolik Karolin Margret Natasa mengimbau masyarakat Indonesia agar kembali bersatu pasca tahapan dan proses pemilu serentak 2019.

Karolin menilai perbedaan pilihan politik dalam pemilu merupakan hal yang wajar dan setelah semua pihaknya harus bersatu.

"Kita sudah menyelenggarakan satu kegiatan besar di Republik ini, yakni Pemilu untuk memilih para pemimpin bangsa. Mungkin ada perbedaan selama ini, dan sekarang marilah kita bersatu kembali membangun bangsa Indonesia yang besar ini," ujar Karolin dalam sambutan di acara Pembukaan Rakernas Pemuda Katolik bertajuk "Kaderisasi yang Berkelanjutan untuk Mewujudkan Pemuda yang Terampil, Kreatif dan Inovatif di Era Revolusi Industri 4.0 di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Karolin mengungkapkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan berbagai kekayaan alam dan budaya yang melimpah.

Karena itu, kata dia, perlu persatuan dari berbagai elemen bangsa untuk membangun Indonesia menjadi bangsa yang kuat baik secara politik, ekonomi dan budaya.

"Dengan persatuan, maka kita akan menjadi bangsa pemimpin," tandas dia.

Baca: Detik-detik SB Tusuk Leher Imam Masjid di Jambi Terungkap, Rekonstruksi 27 Adegan Pembunuhan

Pemuda Katolik, kata Karolin merupakan bagian kecil dari bangsa Indonesia yang besar.

Meskipun kecil, kata dia, Pemuda Katolik tidak boleh takut karena Indonesia menjadi besar karena elemen-elemen bangsa yang kecil bersatu dan bekerja sama membangun bangsa.

"Pemuda mempunyai tanggung jawab besar untuk merekatkan kembali persatuan pasca Pilpres 2019. Sebagai pelopor, pemuda harus menjadi garda terdepan merajut dan merangkul pihak-pihak yang masih terbelah karena masalah politik," imbuh Bupati Landak ini.

Lebih lanjut, Karolin berharap pasca adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sengketa perselisihan hasil pemilu (PHPU) Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo-Sandi, bangsa Indonesia kembali menjadi aman dan damai. Semua pihak, kata dia, harus menghormati apapun putusan MK.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved