Direktur Keuangan Waskita Karya Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait ‎Korupsi 14 Proyek Fiktif

Direktur Keuangan PT Waskita Karya Haris Gunawan mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Direktur Keuangan Waskita Karya Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait ‎Korupsi 14 Proyek Fiktif
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Keuangan PT Waskita Karya Haris Gunawan mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Haris sedianya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya Fathor Rachman dalam kasus dugaan korupsi 14 proyek fiktif.

"Pemeriksaan akan dijadwalkan ulang karena saksi berhalangan hadir (terdapat surat keterangan dari PT Waskita)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada pewarta, Selasa (9/7/2019).

Selain Haris, penyidik juga memanggil tiga saksi lainnya yakni, mantan Direktur Utama (Dirut) PT Aryana Sejahtera Happy Syarief, Direktur PT MER Engineering Ari Prasodo, serta Direktur PT Safa Sejahtera Abadi Riza Alfarizi. Mereka juga diperiksa untuk tersangka Fathor Rachman.

Menurut Febri, dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mendalami keterangan ketiga saksi seputar aliran dana terkait pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan perusahaan plat merah itu.

Baca: Respons Bawaslu Sikapi Wacana Penggunaan e-Rekap dalam Pemilu

Baca: Komnas HAM Minta Kapolda Beri Akses Keluarga Jenguk Tersangka Kerusuhan 21-23 Mei

Baca: ‎Bappenas: Rapat terbatas dengan Gubernur Jateng dan Jatim untuk Tingkatkan Investasi dan Ekspor

Baca: Respons Ganjar Pranowo Sikapi Namanya Disebut Bakal Ramaikan Pilpres 2024

"Hari ini penyidik memeriksa tiga orang saksi untuk tersangka FR. Penyidik mendalami keterangan saksi seputar aliran dana terkait pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita," ungkap Febri.

Belakangan, KPK memang sedang fokus mengusut kasus ini. Pengusutan tersebut ditandai dengan intensnya pemeriksaan sejumlah saksi.

Salah satu saksi yang pernah dipanggil KPK yakni, Dirut PT Waskita Beton Precast Jarot Subana dan sejumlah pejabat PT Waskita Karya.

Tim penyidik juga telah menyita sejumlah dokumen penting. Dokumen-dokumen terkait proyek yang digarap PT Waskita Karya itu disita tim penyidik saat menggeledah sejumlah lokasi beberapa waktu lalu, salah satunya rumah Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga Desi Arryani.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved