Masinton Sebut Teguran Jokowi Kepada 4 Menteri Merupakan Kode

Masinton Pasaribu menilai ada makna lain dari teguran Presiden Jokowi kepada sejumlah menteri saat rapat kabinet paripurna

Masinton Sebut Teguran Jokowi Kepada 4 Menteri Merupakan Kode
Fransiskus Adhiyuda
Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menilai ada makna lain dari teguran Presiden Jokowi kepada sejumlah menteri saat rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (8/7/2019).

Menurutnya teguran Jokowi tersebut merupakan kode.

"Ya mungkin sebagai kode yah, ya mungkin aja sebagai kode kalau kita membacanya," kata Masinton di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (9/7/2019).

Biasanya menurut Masinton menteri yang ditegur Presiden di akhir periode kerjanya, tidak akan dilibatkan dalam kabinet periode selanjutnya.

Baca: Polda Metro Jaya: Kehadiran ETLE Dapat Membuat Masyarakat Taat Rambu

Baca: Bebas Setelah Kasasinya Dikabulkan MA, Syafruddin Arsyad Tumenggung Ingin Bertemu Keluarga

Baca: Kasasi Syafruddin Dikabulkan, Otto Hasibuan: Tak Ada Alasan Lagi KPK Menyangkakan Sjamsul Nursalim

Baca: Tak Didampingi saat Diperiksa Polisi Kasus Ikan Asin, Galih Ginanjar Sebut Barbie Kumalasari Sakit

"Tapi beberapa presiden sebelumnya dari jaman pak Harto juga gitu kan, menteri yang ditegur presiden di masa akhir biasanya tidak diikutkan dalam kabinet selanjutnya," tuturnya.

Namun, menurut Masinton bisa saja Presiden tetap mempercayai menteri yang sudah ditegurnya itu.

Terutama apabila kinerjanya membaik.

"Tapi saya engga tahu ini, apakah presiden itu masih berlanjut atau tidak," katanya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (8/7/2019). Rapat kabinet paripurna ini digelar pertama kali pascarangkaian proses tahapan pada Pileg dan Pilpres (Pemilu Serentak) tahun 2019.

Halaman
1234
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved