Dipolisikan Anggota DPRD DKI Jakarta, Politikus PSI Rian Ernest: Nanti Saya Hadapi Secara Hukum

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest siap menghadapi secara hukum terkait laporan dirinya ke Polda Metro Jaya.

Dipolisikan Anggota DPRD DKI Jakarta, Politikus PSI Rian Ernest: Nanti Saya Hadapi Secara Hukum
Istimewa
Juru Bicara PSI Rian Ernest 

"Apapun yang saya tahu akan saya ungkapkan (ke polisi). Sekali lagi saya kan dapatkan informasi ini dari elit politik yang harus saya hargai berani terbuka kepada saya. Saya tidak akan menyeret-nyeret nama orang yang tidak mau diseret," sambungnya.

Diketahui, anggota DPRD DKI Jakarta, Taufiqurrahman, melaporkan Wakil Ketua DPW PSI, Rian Ernest ke Polda Metro Jaya.

Rian Ernest dilaporkan atas dugaan melakukan pencemaran nama baik atau fitnah.

Taufiqurrahman merasa dirugikan karena pernyataan Rian Ernest yang menyebut adanya dugaan politik uang pada saat proses pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Saya merasa dirugikan. Saya anggota DPRD DKI saya punya konstituen tahun 2014. Saya dapat suara sebanyak 9890 suara itu harus saya pertanggungjawabkan," tutur Taufiqurrahman usai membuat laporan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Menurut Taufiqurrahman, pernyataan Rian Ernest menggangu kinerja pansus pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Dirinya menantang Rian Ernest untuk membuktikan omongannya dibanding mengungkapkan ke publik.

"Saya ingin mengajak ke saudara terlapor ayo buktikan omongannya, buktikan tuduhannya," tutur Taufiqurrahman.

Laporan Taufiqurrahman diterima oleh pihak kepolisian dengan nomor laporan LP/4341/VII/2019/PMJ/Dit. Reskrimum bertanggal 18 Juli 2019.

Rian Ernest dilaporkan dugaan pelanggaran Pasal 310 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 311 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1, 2 UU No. 1 Tahun 1945 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved