Kabinet Jokowi

Jadi Menhan, Prabowo Kelola Anggaran Rp 127 Triliun, Paling Besar di Antara Kementerian Lain

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto mengelola anggaran senilai Rp 127 triliun. Anggaran ini paling besar di antara kementerian lain. Untuk apa saja?

Jadi Menhan, Prabowo Kelola Anggaran Rp 127 Triliun, Paling Besar di Antara Kementerian Lain
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo berjabat tangan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto usai pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

Hal ini juga akan berlaku pada 2020.

Baca: Melihat Keakraban Prabowo Dengan Retno Marsudi dan Pratikno

Baca: Reaksi Tak Terduga Prabowo saat Diumumkan Jadi Menteri Pertahanan lalu Beri Hormat ke Presiden

Dalam buku APBN 2020, anggaran untuk Kementerian Pertahanan pada 2020, lebih besar dibandingkan 2019 yang hanya Rp 109,6 triliun alias meningkat sebesar Rp 15,6 persen.

Dari anggaran tersebut, sebanyak 41,6 persen dialokasikan untuk belanja pegawai, 32,9 persen untuk belanja barang, dan 25,4 persen untuk belanja modal.

Ada beberapa alasan kenapa anggaran untuk Kementerian Pertahanan meningkat.

Pertama, adanya kenaikan anggaran tunjangan kinerja yang ditetapkan pada akhir tahun 2018.

Kedua, kenaikan anggaran untuk pemeliharaan dan perawatan alutsista dengan kondisi kesiapan 70 persen.

Ketiga, pemenuhan kebutuhan Bahan Bakar Minyak dan Pelumas (BMP) sebesar Rp 5,5 triliun,

Terakhir, pembentukan Komando Operasi Khusus (Koopsus) sebesar Rp506,0 miliar.

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama tiga Kepala Staf Angkatan dan tamu undangan berfoto bersama dengan tamu undangan dan pasukan Komando Operasi Khusus Tentara Nasional Indonesia (Koopssus TNI) di depan Markas Koopsus TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Selasa (30/7/2019).
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama tiga Kepala Staf Angkatan dan tamu undangan berfoto bersama dengan tamu undangan dan pasukan Komando Operasi Khusus Tentara Nasional Indonesia (Koopssus TNI) di depan Markas Koopsus TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Selasa (30/7/2019). (Tribunnews.com/Gita Irawan)

Kementerian Pertahanan juga akan melanjutkan program dan kegiatan prioritas yang strategis dalam rangka mendukung terwujudnya pemenuhan Minimum Essential Force (MEF).

MEF adalah kekuatan pokok minimun yang merupakan proses untuk modernisasi alat utama sistem pertahanan (alusista) Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Sri Juliati
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved