MK Sosialiasi Hak Konstitusi Warga Negara di Bali

Pemilihan Desa Bangbang sebagai Desa Konstitusi karena masyarakat Desa Bangbang dinilai memiliki semangat dan komitmen untuk sadar berkonstitusi

MK Sosialiasi Hak Konstitusi Warga Negara di Bali
Rina Ayu/Tribunnews.com
Juru Bicara Mahkamah Konstitusi Fajar Laksono, di kantor MK, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar Festival Desa Konstitusi 2019.

Acara diselenggarakan pada 31 Oktober–1 November 2019 bertempat di Balai Desa Bangbang, Tembuku, Bali.

Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi serta meningkatkan pemahaman hak konstitusional warga negara, khususnya di wilayah Bali dan sekitarnya.

Juru bicara MK, Fajar Laksono, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya MK sebagai guardian of constitution and democracy dalam meningkatkan pemahaman hak konstitusional warga negara.

"Sehingga ke depan seluruh warga negara, khususnya yang berada dalam kawasan Desa Konstitusi, diharapkan mampu menjunjung tinggi budaya Pancasilais dan sadar konstitusi," kata Fajar Laksono, dalam keterangannya, Jumat (1/11/2019).

Dia menjelaskan, desa dengan segenap karakter khas masing-masing memiliki posisi dan peran strategis dalam menentukan wajah utuh dari konstitusionlisme Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu, kata dia, desa memiliki kekuatan dan semangat yang menopang keberlangsungan bangsa Indonesia.

Baca: Menag Larang Penggunaan Cadar, Pimpinan MPR Zulkifli Hasan Tak Sependapat

Baca: Sinyal Koalisi Jokowi-Maruf yang Mulai Rapuh oleh Manuver Politik Dua Kaki Partai Nasdem

Baca: Soal Pertemuan Elite Nasdem dengan PKS, Johny G Plate: Kami Koalisi Pemerintah

Pemilihan Desa Bangbang sebagai Desa Konstitusi karena masyarakat Desa Bangbang dinilai memiliki semangat dan komitmen untuk sadar berkonstitusi.

"Desa Bangbang memenuhi kriteria sebagai desa konstitusi, di antaranya memiliki nilai religius, nilai gotong royong, demokrasi, serta kesadaran hukum," kata dia.

Selama kegiatan Festival Desa Konstitusi itu, rencananya ada lima kegiatan utama yang akan diselenggarakan.

Lima kegiatan tersebut, yaitu Pembekalan Konstitusi, Pengenalan Konstitusi Sejak Dini, Lomba Cerdas Cermat Konstitusi Tingkat SD se-Kecamatan Tembuku dan Tingkat SMP se-Kabupaten Bangli, Lomba Mewarnai, serta Pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Untuk diketahui, pada Desember 2018 lalu, MK telah mengukuhkan Desa Bangbang menjadi Desa Konstitusi.

Acara ini terselenggara atas kerjasama Universitas Udayana Bali dan Desa Bangbang sebagai Desa Konstitusi.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved