Respons Jokowi Sikapi Pertemuan Paloh Dengan Elite PKS: Biasa Saja, Tak Perlu Dibawa ke Perasaan

Langkah Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bertemu Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman mendapat tanggapan dari Presiden Jokowi.

Respons Jokowi Sikapi Pertemuan Paloh Dengan Elite PKS: Biasa Saja, Tak Perlu Dibawa ke Perasaan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Minggu (20/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Langkah Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bertemu Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman mendapat tanggapan dari Presiden Jokowi.

Jokowi menilai pertemuan dua pimpinan parpol sebagai sesuatu yang wajar dan bentuk silaturahmi.

"Mungkin Pak Surya Paloh kangen sudah lama enggak ketemu Pak Sohibul Iman. Mungkin dengan saya enggak begitu kangen karena sudah sering ketemu," kata Jokowi saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Baca: Nama Gibran Masuk Bursa Calon Wali Kota, PKS Solo Ingin Pasangkan Putra Jokowi dengan Abdul Ghofar

"Biasa saja, enggak perlu dibawa ke perasaan," katanya.

Jokowi sekaligus membantah spekulasi bahwa koalisinya mengalami keretakan.

Ia memastikan Nasdem solid berada di gerbong koalisi pemerintah.

Surya Paloh dan Sohibul Iman Bertemu Menghasilkan 3 Keputusan Bersama
Surya Paloh dan Sohibul Iman Bertemu Menghasilkan 3 Keputusan Bersama (ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI)

"Jangan dikaitkan Nasdem ketemu PKS koalisi rapuh, apa hubungannnya. Enggak ada hubungannya. Untuk kebaikan bangsa, kebaikan negara, ketemu-ketemu menurut saya baik saja," kata Jokowi.

Baca: Wakil Ketua Umum Demokrat: Belum Ada Rencana Bertemu dengan Surya Paloh

Surya Paloh dan Sohibul Iman bertemu di kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2019).

Diketahui, pertemuan Surya Paloh dan Sohibul Iman saat itu berlangsung akrab.

Hasil pertemuan tersebut juga menyatakan tiga hal.

Baca: Respons Wakil Ketua DPR Sikapi Istilah Manipulator Agama yang Dilontarkan Jokowi

Pertama, kedua partai sepakat untuk memperkuat check and balance atau fungsi pengawasan terhadap pemerintah di DPR.

Kedua, Nasdem dan PKS sepakat menjaga kedaulatan NKRI dengan menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Ketiga, mewariskan sejarah kerja sama para pendiri bangsa, yakni antara kelompok nasionalis yang memuliakan nilai-nilai agama dan kelompok Islam yang memegang teguh nilai-nilai kebangsaan.

Penulis : Ihsanuddin

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Mungkin Pak Surya Paloh Tak Begitu Kangen Saya" 

Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved