Jokowi Diyakini Bakal Hati-hati dan Cermat Pilih Dewan Pengawas KPK

Hasto menyakini, pemilihan dewan pengawas KPK akan dilakukan secara cermat dan tentunya memiliki kredibilitas yang tinggi

Jokowi Diyakini Bakal Hati-hati dan Cermat Pilih Dewan Pengawas KPK
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyakini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan berhati-hati dalam menyeleksi dan memilih dewan pengawas KPK.

Meski diketahui, Presiden Jokowi tidak akan menggunakan mekanisme panitia seleksi (pansel).

Tanggapi Manuver NasDem, Hasto: Itu Strategi Politiknya, Kami Tak Bisa Campuri

Hasto menyakini, pemilihan dewan pengawas KPK akan dilakukan secara cermat dan tentunya memiliki kredibilitas yang tinggi.

"Justru dengan melihat tugasnya yang begitu penting kami meyakini Presiden akan hati-hati dan dengan saksama memilih sosok yang memiliki kredibilitas tinggi untuk bertindak sebagai dewan pengawas," ujar Hasto saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2019).

Menurut Hasto, Presiden Jokowi selalu mempunyai orientasi di dalam memilih para pejabat tinggi negara, terlebih adanya syarat yang ditetapkan dalam UU KPK.

Syarat-syarat tersebut antara lain terkait rekam jejak, integritas dan kompetensinya dalam pemberantasan korupsi.

Oleh sebab itu, meski tak melalui pansel, lanjut Hasto, Presiden Jokowi akan tetap membentuk tim untuk menyeleksi figur-figur yang akan ditunjuk sebagai dewan pengawas.

"Maka syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh UU itu kami yakini akan dipilih oleh Presiden," jelas Hasto.

Halaman
123
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved