Penabrak Pengguna Skuter Listrik jadi Tersangka, tapi Tak Ditahan, Keluarga Kecewa

Polisi menetapkan DH pengemudi mobil sedan yang tewaskan dua pengguna sekuter listrik sebagai tersangka namun tidak ditahan.

Penabrak Pengguna Skuter Listrik jadi Tersangka, tapi Tak Ditahan, Keluarga Kecewa
Kompas.com/Rindi Nuris Velarosdela
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar di Polda Metro Jaya

TRIBUNNEWS.COM - Polisi menetapkan DH, pengemudi mobil sedan yang menewaskan dua pengguna skuter listrik sebagai tersangka.

Insiden tabrakan ini terjadi di Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (10/11/2019) dini hari.

Meski jadi tersangka, polisi memutuskan untuk tidak menahan DH.

Kompol Fahri, Kasubdit Gakkum Ditantas Polda Metro Jaya mengatakan, tersangka terbukti lalai dalam mengendarai mobilnya.

Dari hasil pemeriksaan tersangka berkendara di bawah pengaruh alkohol.

Selain itu, kecepatan pengendara saat melaju dan menyalip juga menjadi masalah dalam tersebut.

"Kini sedang kami dalami karena selain alkohol, ini juga terpengaruh dengan masalah kecepatan."

"Pada saat dia menyalip kecepatannya 40-50 km per jam di ruas jalan yang sepi kaya begitu di jam 03.45 WIB," ujar Fahri dilansir dari kanal Youtube TvOneNews.

Fahri juga mengaku telah memeriksa saksi dari kejadian tersebut.

Saksi itu adalah penumpang yang juga berada di dalam mobil tersangka saat tabrakan terjadi.

Dalam pemeriksaan, saksi mengakui kalau tersangka mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sekira 40 hingga 50 km per jam.

Halaman
123
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved