Kasus Idrus Marham

MA Potong Hukuman Idrus Marham, Politisi Golkar: Alhamdulillah

Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ini pun mengatakan, keputusan MA itu sudah menjadi keputusan terbaik untuk Idrus Marham.

MA Potong Hukuman Idrus Marham, Politisi Golkar: Alhamdulillah
Tribunnews/JEPRIMA
Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto saat menyerahkan Surat Keputusan penetapan kepada sejumlah bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang terjun di ajang Pilkada Serentak 2018 di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (5/1/2018). Calon yang menerima SK penetapan dari DPP Golkar, yakni pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajeck Shah di Pilgub Sumatera Utara, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Pilgub Jawa Timur, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar, pasangan Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahar Mudzakkar di Pilgub Sulawesi Selatan. Selanjutnya, pasangan Bima Aria-Dedie A. Rachim di Pilwalkot Bogor, pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya-I Ketur Sukerta di Pulgub Bali, pasangan Alex Nurdin-Giri Amanda di Pilgub Sumatera Selatan, pasangan Lukas Enembe-Klemen Tinal di Pilgub Papua, serta pasangan Nyono Suharli-Subaidi Muchtar di Pilbup Jombang. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi Partai Golkar Nurdin Halid mengaku bersyukur mendengar kabar majelis hakim Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham di tingkat kasasi.

"Oh Alhamdulillah, sebagai seorang sahabat, tentu saya bersyukur dengan pengurangan tersebut," ucap Nurdin Halid di sela-sela Munas X Partai Golkar, di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).

Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ini pun mengatakan, keputusan MA itu sudah menjadi keputusan terbaik untuk Idrus Marham.

Baca: Diskon Masa Hukuman dari MA untuk Idrus Marham Bikin KPK Kecewa

"Dengan hukuman yang sudah dijalani Insya Allah Pak Idrus Marham akan menikmati kebebasan," tambahnya.

Sebelumnya, Majelis hakim Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham di tingkat kasasi.

Adapun, Idrus terjerat dalam kasus suap terkait kesepakatan terkait proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU) Riau 1.

Kasus ini juga menjerat pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo dan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih.

Baca: Alasan Mahkamah Agung Pangkas Hukuman Idrus Marham Jadi 2 Tahun Penjara

Keduanya juga telah divonis bersalah.

"Dalam putusan tersebut Mahkamah Agung mengabulkan permohonan kasasi Terdakwa dan membatalkan putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta," kata Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro dalam keterangan tertulis, Selasa (3/12/2019).

"Kemudian MA menjatuhkan pidana kepada Terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan," tambahnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved