Kasus Novel Baswedan

Mabes Polri Sebut Pemanggilan Kapolri Idham Azis ke Istana Wajar

Adapun pemanggilan ini dalam rangka membahas kelanjutan kasus penyerangan penyidik senior Novel Baswedan.

Mabes Polri Sebut Pemanggilan Kapolri Idham Azis ke Istana Wajar
TRIBUN/IQBAL FIRDAUS
Kapolri Jendral Pol Idham Azis di ruang konferensi pers kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019). Idham mengunjungi kantor KPK untuk bersilaturahmi sekaligus membangun sinergi Polri dengan lembaga-lembaga atau kementrian di Indonesia. TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana akan memanggil Kapolri Jenderal Pol Idham Azis ke Istana negara pada Senin (9/12/2019) sore nanti.

Adapun pemanggilan ini dalam rangka membahas kelanjutan kasus penyerangan penyidik senior Novel Baswedan.

Menanggapi hal itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono, menyampaikan belum mendapatkan informasi adanya pemanggilan Kapolri Jendral Idham Azis oleh Presiden Jokowi pada hari ini.

Baca: Reaksi Novel Baswedan Tanggapi Kasusnya yang Tak Kunjung Selesai, Masa Perintah Presiden Diabaikan?

"Saya belum dapat info yang pasti, yang namanya Kapolri dipanggil Presiden itu hal yang biasa, kita belum tau persis juga apa yang dibicarakan," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Namun demikian, Argo menyebutkan pemangilan tersebut merupakan hal yang wajar.

Nantinya, pihaknya baru bisa memberikan keterangan selepas pimpinannya itu bertemu dengan Jokowi.

"Nanti setelah Pak Kapolri dari Istana kita akan dapatkan seperti apa, apa Pak Kapolri tanya apa. Kalau dipanggil kan wajar, namanya pimpinan negara memanggil stafnya," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sore nanti, Senin (9/12/2019) memanggil Kapolri Jendral Polisi Idham Azis ke Istana negara.

"Iya sore nanti saya panggil (Kapolri)," ujar Jokowi di SMK 57, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Di kesempatan sebelumnya, Presiden Jokowi meyakini Polri mampu mengungkap kasus tersebut baik otak pelaku hingga motifnya.

Baca: Tagih Janji Kasus Novel, Komnas HAM Surati Kapolri Idham Aziz

"Insyaallah terungkap," kata Jokowi usai meresmikan jalan tol JORT Ii ruas Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi Kota Tangerang Selatan, Jumat (6/12/2019) silam.

Diketahui sebelumnya Presiden Jokowi memberi waktu Polri hingga awal Desember ini untuk mengungkap kasus penyiraman air keras tersebut.

Baca: Tenggat Waktu Yang Diberikan Jokowi Soal Kasus Novel, Ini Kata Polri

"Saya sudah sampaikan ke Kapolri baru, saya beri waktu sampai awal Desember," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved