Tak Hadiri Hari Anti Korupsi Sedunia 2019, Pengamat: Jokowi Ngambek dengan Komisionernya

Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menduga Jokowi ngambek pada pengurus atau komisioner-komisioner KPK

Tak Hadiri Hari Anti Korupsi Sedunia 2019, Pengamat: Jokowi Ngambek dengan Komisionernya
Kementan
Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diduga ngambek lantaran tidak memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam peringatan acara Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkodia) 2019.

Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menduga Jokowi ngambek pada pengurus atau komisioner-komisioner KPK dan bukannya dengan lembaga antirasuah tersebut.

"Kalau menurut saya ini bukan ada masalah dengan KPK. Tapi masalah dengan pengurusnya, komisionernya. Makanya Jokowi nggak mau datang, kan biasanya dia juga datang," ujar Hendri, ketika dihubungi Tribunnews.com, Selasa (10/12/2019).

Alasan Jokowi ngambek diduga Hendri bermula saat para komisioner KPK menyerahkan mandat KPK kepada presiden beberapa waktu lalu terkait revisi UU KPK.

"Menyerahkan mandat itu kan dia (komisioner KPK) mengatakan bahwa tidak percaya pada presiden secara langsung. Jadi menurut saya, agak ngambek juga Jokowi sama komisioner KPK yang sekarang," kata dia.

Baca: Penyerang Novel Baswedan Belum Ditemukan, Kapolri Optimis Kasus Segera Selesai

Meski begitu, ia mengatakan bukan berarti Jokowi tak concern dengan masalah pemberantasan korupsi. Buktinya mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut hadir di acara hari anti korupsi di lokasi lain.

Namun memang, kata Hendri, Jokowi sendiri lebih terlihat memprioritaskan pembangunan infrastruktur dibandingkan dengan masalah pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Kalau kita lihat dari perjalanan Perppu KPK, kasus Novel Baswedan yang nggak selesai-selesai, ya memang prioritasnya pemberantasan korupsi ini dibawah pembangunan infrastruktur," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengkonfirmasi bahwa Presiden Joko Widodo tak akan memenuhi undangan KPK dalam peringatan acara Hakordia 2019, dibGedung Penunjang KPK, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Febri menyebut Presiden Jokowi akan diwakili oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam kedatangannya ke KPK.

"Untuk teragendakan wapres ya," kata Febri, Senin (9/12/2019).

Sementara itu, dari jadwal agenda kepresidenan, Jokowi menghadiri acara hari antikorupsi sedunia di SMK Negeri 57 Jakarta, Jalan Margasatwa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved