Kasus First Travel

Alasan 7 Pengusaha akan Berangkatkan Umrah Korban First Travel: Mengetuk Hati Pemerintah

Tujuh pengusaha membuka pendaftaran umrah gratis untuk sekira 1.000 jemaah korban First Travel.

Alasan 7 Pengusaha akan Berangkatkan Umrah Korban First Travel: Mengetuk Hati Pemerintah
Tangkap Layar YouTube KompasTV
Tangkap Layar YouTube KompasTV Tujuh pengusaha membuka pendaftaran umrah gratis untuk jemaah korban First Travel. Mereka membuka kuota sebanyak seribu jemaah dengan kriteria tertentu, seperti warga miskin dan juga lansia. 

TRIBUNNEWS.COM - Tujuh pengusaha membuka pendaftaran umrah gratis untuk jemaah korban First Travel.

Mereka berinisiatif untuk memberangkatkan sekitar 1.000 jemaah korban penipuan agen First Travel.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Penggerak 'Save Their Umra', Ali Mohammad Amin.

"Pengen mengetuk hati masyarakat, pengen mengetuk hati pemerintah yang terkait di dalam ini semua untuk mencarikan solusi korban First Travel," kata Ali yang Tribunnews kutip melalui tayangan YouTube Kompas TV, Jumat (27/12/2019).

"Angka 1.000 cukup kecil, paling tidak kami berbuat," tambahnya.

Pihak panitia mempersilakan untuk melaporkan identitas jemaah korban ke Kantor Sekretariat di Jalan Cipingan, Cempedak I, Nomor 45, Jatinegara, Jakarta Timur.

Nantinya, setelah mendaftarkan identitas diri, para jemaah korban tersebut akan di verifikasi.

Menanggapi hal tersebut, seorang korban First Travel, Eni Rifkiah, membagikan informasi tersebut kepada korban lainnya.

"Di grup itu saya bilang yang di atas 60 tahun, yang belum pernah ibadah haji dan yang merasa tidak mampu, segera hubungi saya," tutur Eni.

Hal tersebut senada dengan penuturan Ali.

Halaman
123
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved